SEMARANG, beritajateng.tv – Sebuah video yang memperlihatkan warga menandu orang sakit di wilayah Kabupaten Grobogan viral di media sosial dan menuai perhatian warganet.
Video berdurasi 20 detik tersebut menunjukkan sejumlah warga menggotong seorang warga sakit menggunakan tandu di Dusun Geri, Desa Keyongan, Kecamatan Gabug, Jawa Tengah. Video itu merupakan unggahan akun Instagram @infogrobogan pada Senin, 16 Maret 2026 malam dan langsung viral.
Hingga berita ini beritajateng.tv tulis, video tersebut telah memiliki likes lebih dari 4 ribu kali dan mendapat sekitar 250 komentar dari warganet.
Dalam keterangan video disebutkan, warga terpaksa menandu pasien karena kondisi jalan rusak dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Namun, belum diketahui pasti jarak yang harus ditempuh warga dari permukiman menuju fasilitas kesehatan terdekat.
BACA JUGA: Sosok Iptu N, Perwira Polisi Penembak Remaja di Makassar yang Viral
Dalam rekaman, terlihat empat orang menggotong warga yang sakit menggunakan bangku sebagai tandu. Sementara beberapa warga lainnya mengikuti dari belakang.
“Lur… lur… di rewangi ape golek tombo, koyok ngene. Rekosone dadi wong njero, Bos,” ujar perekam video, menggambarkan sulitnya akses di daerah pelosok.
Reaksi warganet pun beragam. Banyak yang menandai akun pejabat, mulai dari bupati, gubernur hingga presiden, berharap adanya perhatian terhadap infrastruktur di wilayah tersebut.
Salah satu komentar datang dari akun @nikenlaraasati76 yang mengaku pernah bertugas di lokasi tersebut.
“Pernah tugas di daerah sini, mau makan bakso aja susah cari. Emang bener di sini perlu perhatian khusus,” tulisnya.
Namun demikian, Kepala Desa Keyongan, Budi Hartono, memberikan klarifikasi bahwa video yang beredar merupakan rekaman lama yang kembali diunggah.
“Ini video lama, sudah sekitar tujuh tahun lalu,” ujarnya saat beritajateng.tv konfirmasi, Senin, 16 Maret 2026.
Ia menjelaskan, kondisi di lokasi saat ini sudah berbeda. Salah satu penanda adalah perubahan jenis tanaman di sekitar jalan.
“Dulu jagung, sekarang sudah tebu,” jelasnya.
Budi juga memastikan bahwa akses jalan di lokasi tersebut telah mengalami perbaikan berupa pengerasan hingga dua kali. Ia menambahkan, jalan yang terlihat dalam video merupakan jalan hutan, bukan akses utama permukiman warga.
BACA JUGA: Viral Pernikahan Virgoun dan Lindi Fitriyana, Begini Respon Inara Rusli
Meski video tersebut bukan kondisi terbaru, peristiwa itu kembali mengingatkan pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur, terutama di wilayah pelosok agar akses layanan kesehatan bisa lebih mudah masyarakat jangkau. (*)
Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.
Gabung Channel WhatsApp





