Jateng

Catat! Ini Jalur Alternatif Mudik Lebaran 2023 di Jawa Tengah

×

Catat! Ini Jalur Alternatif Mudik Lebaran 2023 di Jawa Tengah

Sebarkan artikel ini
jalur alternatif mudik
Dishub Jawa Tengah memetakan sejumlah jalur alternatif mudik untuk lebaran 2023 nanti. Foto: Freepik. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dinas Perhubungan Jawa Tengah mulai mempersiapkan jalur alternatif mudik yang bisa para pemudik gunakan saat arus mudik maupun balik pada lebaran 2023 nanti.

Pelaksana Harian (PLH) Kepala Dishub Jateng, Syurya Deta Syafrie, memaparkan pemetaan lokasi jalur alternatif mudik yang bisa pemudik manfaatkan. Beberapa alternatif tersebut di antaranya pada jalur perbatasan Jawa Barat dan jalur Pantura.

“Dalam hal ini, Bina Marga Cipta Karya bertanggung jawab untuk jalan provinsi, kemudian Kementerian PUPR yang bertanggung jawab secara nasional. Dengan dukungan dinas-dinas di kabupaten/kota,” tuturnya terkait penanggung jawab pembuka jalur alternatif mudik.

Deta berharap, H-10 Lebaran nanti, tepatnya pada 12 April 2023 mendatang, pekerjaan jalan ini dapat terselesaikan dan jalan-jalan dari jalur alternatif mudik dapat masyarakat gunakan.

BACA JUGA: Prediksi Volume Kendaraan Bertambah, Masyarakat Dapat Himbauan Mudik Dengan Kendaraan Umum

List Jalur Alternatif Mudik Lebaran 2023 di Jawa Tengah

Berikut daftar jalur alternatif yang dapat pemudik lewati:

1. Batas Jawa Barat:

Bantarsari – Petanggungan – Slawi – Randudongkal – Sukorejo – Boja, Kendal.

2. Pantura Timur:

Semarang – Purwodadi – Blora – Pati – Perbatasan Jawa Timur.

3. Pantura Tengah:

• Semarang – Ungaran – Bawen.

• Pati – Purwodadi – Gemblong – Sragen.

BACA JUGA: DJKA Kemenhub Siapkan Program Mudik Lebaran Motor Gratis

Menyoal rekayasa lalu lintas, pihaknya sendiri masih menunggu petunjuk dari Kepolisian.

“Biasanya secara normal, akan ada one way nasional. Tapi kami masih menunggu petunjuk dari Kepolisian Dirlantas apakah nanti one way nasional akan berlaku,” tuturnya.

Hal ini muncul sinyalir karena akan terjadi kenaikan jumlah kendaraan yang datang ke Jawa Tengah sebesar 12 persen.

“Kita akan melihat apakah one way nasional ini akan berlaku atau tidak, karena melihat jumlah kendaraan yang sangat besar yang masuk ke Jateng. Untuk mobil pribadi saja kira-kira akan naik hampir 12 persen di angka 850 ribu,” tambahnya.

Namun, pihaknya mengklaim akan selalu siap terkait rekayasa lalu lintas yang nantinya akan berlaku.

“Apakah nanti akan one way nasional atau perbatasan yang dirasa ditutup itu disiapkan untuk mendukung kelancaran arus mudik di Jateng,” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp