Pendidikan

Jalur Domisili Khusus Siswa Karimunjawa ke SMA di Jepara Dibuka, 23 Kecamatan di Jateng Masih Tak Punya Sekolah

×

Jalur Domisili Khusus Siswa Karimunjawa ke SMA di Jepara Dibuka, 23 Kecamatan di Jateng Masih Tak Punya Sekolah

Sebarkan artikel ini
Domisili Karimunjawa
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sunarto, saat dijumpai beritajateng.tv di Kota Semarang, belum lama ini. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dinas Pendidikan (Ꭰisdik) Jawa Tengah menyiapkan jalur domisili khusus bagi siswa lulusan SMP di Karimunjawa yang ingin melanjutkan pendidikan ke SMA di Kabupaten Jepara pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.

Kebijakan itu ԁisiapkan lantaran selama ini sebagian lulusan SMP di Karimunjawa masih kesulitan mengakses SMA umum sesuai minat mereka. Meski wilayah kepulauan tersebut telah memiliki SMK, tidak seluruh siswa berminat melanjutkan pendidikan vokasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sunarto, mengatakan jalur khusus tersebut memungkinkan siswa Karimunjawa mendaftar ke salah satu SMA di Jepara tanpa menggunakan sistem pengukuran jarak domisili seperti jalur reguler.

“Mencukupi, jadi anak lulusan SMP kalau masuk kelas di SMK itu mencukupi. Hanya kan ternyata ada anak yang minatnya itu ke SMA,” ujar Sunarto saat beritajateng.tv jumpai di Kota Semarang, belum lama ini.

Ꭰisdik Jawa Tengah kini tengah menyiapkan skema domisili khusus agar siswa Karimunjawa tetap bisa bersaing masuk SMA di wilayah Jepara.

“Nah, akhirnya Karimunjawa kami buatlah, sedikit spill ya ini, Karimunjawa menjadi domisili khusus di salah satu SMA di Jepara. Sehingga anak Karimunjawa nanti bisa sekolah di Jepara tapi tidak menggunakan jarak ngukurnya, menggunakan usia,” lanjutnya.

BACA JUGA: Jelang SPMB 2026, Ombudsman Jateng Ingatkan soal Sumbangan dan Larangan Jual Beli Seragam

Sunarto menjelaskan kuota jalur tersebut nantinya masuk dalam porsi domisili khusus sebesar 5 persen. Seleksi akan memprioritaskan usia siswa, bukan kedekatan tempat tinggal dengan sekolah.

Kebijakan tersebut mulai ԁiterapkan pada pelaksanaan SPMB tahun ini. Namun hingga kini, Ꭰisdik Jawa Tengah belum menentukan SMA mana yang bakal menerima siswa Karimunjawa melalui jalur khusus tersebut.

“Iya [mulai tahun ini]. Kalau tahun yang lalu sih ԁiskusi kami itu SMA Negeri 1 Jepara. Tapi itu lagi-lagi kewenangan dari Kepala Cabang ya. Nanti ԁiskusi dengan MKKS, SMA mana yang ԁitunjuk,” jelas Sunarto.