SEMARANG, beritajateng.tv – Tren penjualan kendaraan berbasis baterai di platform online terus mencatat pertumbuhan yang positif. Ada beberapa tips yang harus kita perhatikan jika ingin membeli kendaraan listrik.
Berikut ini lima tips membeli kendaraan listrik yang bisa membantumu memutuskan untuk beli atau tidak.
5 Tips Membeli Kendaraan Listrik
1. Perhatikan Jarak Tempuh Kendaraan Listrik
Untuk membeli kendaraan listrik memang tidak terlalu banyak perbedaan dengan membeli kendaraan konvensional pada umumnya. Jarak tempuh dari kendaraan listrik ini juga perlu para calon pembeli perhatikan.
Pastikan untuk memeriksa jarak tempuh kendaraan listrik dalam sekali pengisian daya. Selain itu, perhatikan juga kecepatan yang bisa berpengaruh ke tenaga serta daya tempuh kendaraan listrik.
BACA JUGA: ‘Becikku’ Kendaraan Listrik Ciptaan Udinus Semarang, Mampu Beroperasi Tanpa Sopir
2. Tingkatkan Daya Listrik di Rumah untuk Pengisian Kendaraan Listrik
Calon konsumen kendaraan listrik juga perlu memperhatikan kapasitas daya listrik mereka di rumah. Hal itu lantaran untuk kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik di rumah mereka.
Jika saat ini kamu masih memiliki daya listrik sebesar 1.300 VA dan 900 VA, disarankan untuk menaikkan daya atau memasang aliran baru dari PLN khusus untuk pengisian mobil listrik.
Hal ini untuk memastikan aliran listrik di rumah tidak terganggu saat mengisi daya mobil listrik. Pastikan untuk mengakomodasi pengisian daya motor listrik, daya listrik rumah yang dibutuhkan setidaknya 900 VA.
Di sisi lain, daya listrik rumah yang direkomendasikan untuk pemasangan charging point mobil listrik adalah 2.200 VA ke atas.
3. Cari Tahu Lokasi SPKLU dan SPLU
Bagi para pengguna kendaraan listrik, hal ini sangat penting untuk diketahui. Peran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) bagi para pengguna kendaraan listrik menjadi sangat penting ketika kendaraan listrik mereka membutuhkan pengisian daya di luar rumah.
Pastikan untuk menghindari mogok, jangan lupa memastikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) atau tempat pengisian daya yang mudah terjangkau dari daerah tempat tinggal.
Cari tahu pula lokasi stasiun pengisian daya listrik dekat tempat kerja, pusat perbelanjaan, atau tempat lain yang sering orang kunjungi. Selain SPKLU, ada juga Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU).
Secara umum, baik SPLU maupun SPKLU sama-sama merupakan stasiun pengisian daya untuk baterai kendaraan listrik.
SPLU bisa untuk banyak kebutuhan mulai dari mengisi daya baterai motor hingga kebutuhan pedagang kaki lima, sedangkan SPKLU khusus untuk pengisian daya baterai kendaraan listrik.
BACA JUGA: Tampil Mini dan Modern, Mobil Listrik Wuling Air EV Siap Keliling Kota, Harga Terjangkau!
4. Perhatikan Masa Garansi Kendaraan Listrik dan Baterainya
Garansi untuk kendaraan listrik menjadi sebuah hal yang patut untuk kamu perhatikan, terlebih masa garansi baterainya. Masing-masing pabrikan memberikan masa garansi yang berbeda-beda untuk setiap kendaraannya.
Pastikan untuk memperhatikan masa garansi guna mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga di kemudian hari gara-gara perubahan kapasitas dan kualitas baterai seiring berjalannya waktu.
Sebelum membeli mobil atau motor listrik, pastikan dahulu dengan penjual terkait masa garansi baterai karena setiap produsen mobil dan motor listrik memiliki garansi baterai yang berbeda-beda.
5. Transaksi di Dealer Terpercaya dengan Layanan Purna Jual Memadai
Calon konsumen ada baiknya membeli kendaraan listrik, baik untuk roda dua maupun roda empat, di toko dengan layanan purna jual yang mumpuni.
Pastikan mobil atau motor listrik yang kamu beli memiliki garansi yang memadai dan layanan purna jual yang mudah aksesnya.
Hal ini akan membuat pengguna kendaraan listrik merasa lebih tenang terkait perawatan dan perbaikan di masa mendatang.
Demikian lima tips yang harus kamu perhatikan ketika ingin beli kendaraan listrik. (ant)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





