SEMARANG, beritajateng.tv – SMAN 1 Semarang mengungkap jarak terdekat dan terjauh calon murid yang lolos melalui jalur domisili pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
Ketua SPMB SMAN 1 Semarang Budi Handoyo menyebut calon murid dengan jarak terdekat yang lolos ke sekolah tersebut hanya berjarak 185,56 meter dari sekolah. Sementara jarak terjauh yang masih masuk kuota penerimaan mencapai 1.069 meter atau sekitar satu kilometer.
“Kalau jarak yang paling dekat itu di angka 185,56 meter. Sedangkan yang terjauh itu 1.069 meter. Pendaftar dengan kuota tertinggi memang ada di jalur domisili,” ujar Budi saat beritajateng.tv jumpai di kompleks SMAN 1 Semarang, Senin, 22 Juni 2026.
Menurut keterangannya, jalur domisili masih menjadi jalur yang paling banyak peminatnya dalam pelaksanaan SPMB tahun ini.
BACA JUGA: Nilai TKA Tertinggi Masuk SMAN 1 Semarang Tembus 93, Piagam Tinggi Tak Jamin Lolos Jalur Prestasi
Ia menjelaskan cakupan wilayah penerimaan jalur domisili SMAN 1 Semarang meliputi Kecamatan Gajahmungkur, Candisari, Semarang Barat, Semarang Timur, Semarang Selatan, dan Semarang Tengah.
Budi menuturkan, calon murid dengan jarak terdekat berasal dari kawasan Mugas yang letaknya tepat di belakang sekolah. Sementara peserta dengan jarak terjauh berasal dari wilayah Lempongsari.
“Jarak 1 kilometer lebih itu sekitar wilayah Lempongsari. Radius kita memang seperti itu. Sedangkan untuk jarak yang paling dekat itu wilayah Mugas di belakang sekolah,” jelasnya.
Selain jalur domisili, SMAN 1 Semarang juga memenuhi kuota jalur afirmasi secara penuh.
“Terpenuhi, jumlahnya 138 siswa atau sekitar 32 persen dari total kuota,” kata Budi.
Pendaftar Naik Jadi 692 Orang, Rebut 432 Kursi
Di tengah tingginya minat masyarakat, jumlah pendaftar SMAN 1 Semarang tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Budi mencatat sebanyak 692 calon murid menjalani proses verifikasi berkas selama tahapan SPMB berlangsung.
Jumlah tersebut naik cukup signifikan dibandingkan tahun lalu yang berada di kisaran 500 pendaftar.





