Sumanto juga mengingatkan pemudik untuk memanfaatkan posko pelayanan yang telah aparat siapkan apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan. Selain itu, masyarakat juga perlu tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem maupun kondisi jalan di beberapa titik yang rawan.
BACA JUGA: Cukup Sepuluh Betina dan Satu Jantan, Sumanto Ajarkan Cara Beternak Ayam Kampung
Lebih lanjut Sumanto mengapresiasi langkah Pemprov Jateng dan pihak swasta yang menggelar program mudik gratis bagi masyarakat. Tahun ini, program mudik gratis bagi warga Jateng di perantauan kembali menggunakan moda transportasi bus dan kereta api. Para pemudik bakal berangkat dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan Stasiun Pasar Senen, Jakarta.
“Program mudik gratis ini bagus karena meringankan beban ekonomi masyarakat. Selain itu juga mengurangi risiko kemacetan dan kecelakaan di jalan raya,” paparnya.
Sumanto menekankan, pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri di Jateng memerlukan sinergi dan kolaborasi solid seluruh instansi. Setiap lembaga memiliki peran dan tanggung jawab yang harus mereka jalankan dengan efektif dan efisien. Melalui koordinasi yang baik, pengawasan ketat, serta keterlibatan masyarakat, harapannya masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





