Olahraga

Jatidiri Direnovasi, Capo Panser Biru Ungkap Alasan Lebih Pilih Stadion Moch Soebroto untuk Homebase PSIS

×

Jatidiri Direnovasi, Capo Panser Biru Ungkap Alasan Lebih Pilih Stadion Moch Soebroto untuk Homebase PSIS

Sebarkan artikel ini
Stadion PSIS
Capo Panser Biru, Jefri Agus Ridwan, saat mengomandoi para fan PSIS Semarang. (Foto: Instagram/@Jefree_themost)

SEMARANG, beritajateng.tv – PSIS Semarang memastikan tak bisa menggunakan markas utamanya, Stadion Jatidiri, dalam sisa kompetisi BRI Liga 1 2023/2024. Hal ini lantaran rencana renovasi stadion tersebut oleh Kementrian PUPR.

Pada musim ini, PSIS hanya menyisakan lima laga kandang melawan Dewa United, Persik Kediri, Persis Solo, Rans Nusantara FC, dan Persikabo 1973.

Kondisi renovasi Stadion Jatidiri membuat PSIS harus bermain di luar kota Semarang saat menjamu lawannya di Liga 1 2023/2024.

BACA JUGA: Jelang Laga PSIS Kontra Dewa United, Agius Cari Strategi Baru Atas Absennya Beberapa Pemain Inti

Pertandingan melawan Dewa United yang akan berlangsung pada Jumat, 23 Februari 2024 pekan ini juga dipastikan tidak bisa dilaksanakan di Stadion Jatidiri. Sehingga, laga mesti berlangtsung di Stadion Moch Soebroto, Magelang.

Sementara itu, sejumlah pekerja proyek telah tampak di area Stadion Jatidiri. Mereka mulai melakukan pengerjaan. Bahkan, terdapat salah satu kendaraan berat di sisi pinggir stadion. Di luar tribun barat, pembongkaran keramik lantai di beberapa titik juga telah berlangsung.

Kecewa PSIS tak bisa berlaga di Stadion Jatidiri

Capo Panser Biru, Jefri Agus Ridwan, mengungkapkan rasa kecewanya menyaksikan PSIS harus menjadi tim musafir hingga akhir musim. Terlebih, PSIS sangat membutuhkan Stadion Jatidiri untuk mendapat dukungan maksimal dari pendukungnya.

PSIS saat ini berada di posisi dua klasemen sementara. Untuk mempertahankan posisi di papan klasemen, mereka membutuhkan poin penuh di setiap pertandingan.

“Dari sisi suporter, kami tetap kecewa. Apalagi PSIS lagi di papan atas klasemen. Maksudnya, kita lagi di papan atas, seharusnya untuk memaksimalkan permainan, dan dukungan kita sangat butuh Stadion Jatidiri,” ungkap Jefri.

Ia berharap renovasi Stadion Jatidiri bisa membenahi beberapa aspek yang kerap menjadi keluhan suporter, mulai dari toilet hingga akses keluar masuk area parkir.

BACA JUGA: Panpel PSIS Semarang Laksanakan Re-risk assessment untuk Laga Lawan Dewa United

“Untuk Jatidiri setelah renovasi, harapannya pengelolaan akses keluar masuk dan parkir lebih terkonsep agar Jatidiri bisa lebih nyaman dan aman. Dan untuk toilet juga perhatikan untuk air, di lantai-lantai seharusnya ada kamar mandi di lantai dua dan tiga,” ujarnya.

Sebelumnya, ada dua opsi stadion yang cukup relevan sebagai homebase alternatif Mahesa Jenar selama menjadi tim musafir, yakni Stadion Moch Soebroto Magelang dan Stadion Manahan Solo.

Menurut Jefri, Stadion Moch Soebroto lebih cocok sebagai homebase alternatif PSIS karena stadion yang terletak di pusat Kota Magelang tersebut sudah pernah menjadi markas PSIS dari musim 2018 hingga musim 2020.

“Menurut saya, di Solo, untuk home PSIS sangat tidak mungkin. Lagi pula, itu adalah home dari rival kita, Persis Solo,” kata Jefri.

“Saya lebih baik di Magelang, mau apa pun itu, sudah menjadi rumah kedua untuk kita sejak awal kembali ke Liga 1,” jelas Jefri. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp