MAGELANG, beritajateng.tv – Panitia Pelaksana (Panpel) PSIS Semarang telah melaksanakan Re-risk assessment untuk Stadion Moch Soebroto, Magelang.
Re-risk assessment Panpel PSIS dalam rangka persiapan menghadapi sisa kompetisi BRI Liga 1 2023/24.
Re-risk assessment bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan terkini Stadion Moch Soebroto, Magelang. Dengan melibatkan pihak Kepolisian dari Direktorat Pengamanan Objek Vital Polda Jawa Tengah, serta Pengelola Stadion Moch Soebroto. Proses ini berlangsung oleh dua orang auditor.
Aspek penilaian mencakup kelayakan dan kelengkapan stadion, pelayanan kesehatan, data kegiatan kompetisi, analisis risiko keamanan, dan lain-lain.
Hasil dari re-risk assessment menunjukkan bahwa Stadion Moch Soebroto memperoleh nilai 67,24 persen. Masuk kategori cukup untuk menggelar pertandingan dengan penonton dalam kapasitas tertentu.
“Alhamdulillah kemarin kami sudah melakukan re-risk assessment di Stadion Moch Soebroto dan nilainya masuk dalam kategori cukup. Saat ini kami masih menunggu rekomendasi dari Polres Magelang Kota. Untuk pertandingan besok terkait izin dan kapasitas penonton menghadapi Dewa United besok Jumat,” ujar Ketua Panpel PSIS, Agung Buwono.
Yoyok Sukawi, CEO PSIS, menambahkan, walaupun persiapan mepet, manajemen beserta panpel berusaha keras untuk mempersiapkan Stadion Moch Soebroto.
Persiapan panpel PSIS berlangsung dalam waktu dua hari untuk dapat lolos dari re-risk assessment. Ini berkat soliditas dan kerja keras, serta bantuan Asprov PSSI Jateng, hasilnya cukup memuaskan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Seperti Bapak Walikota Magelang, jajaran Pemkot Magelang, Disporapar Kota Magelang, Asprov PSSI Jateng, serta Panpel PSIS,” Ujar Yoyok. (*)
Editor: Elly Amaliyah





