SEMARANG, beritajateng.tv – Kecintaan Puan Azahra Anami pada budaya Jepang tak pernah main-main. Ara, sapaan akrabnya, mengaku telah menyukai tetek-bengek Jejepangan sejak duduk di bangku SMP.
Salah satu ketertarikan Ara pada budaya Jepang ialah soal tren costume play (cosplay). Tak main-main, ia telah menjadi cosplayer sejak 1,5 tahun terakhir.
Menurutnya, ada kepuasan sendiri saat dirinya mengikuti event cosplay.
“Hal yang membuat aku tertarik menyukai budaya Jepang karena sering datang ke event Jejepangan dan bertemu dengan banyak cosplayer lain. Jadi muncul motivasi untuk ikut cosplay,” kisahnya kepada beritajateng.tv, Kamis, 11 Juli 2024.
BACA JUGA: Serunya Bunkasai Udinus, Festival Jejepangan Tersohor di Semarang, Bisa Ketemu Cosplayer Top!
Lebih dari setahun menekuni dunia cosplay, Ara mendapat banyak pengalaman suka duka. Misal untuk sukanya, ia dapat bertemu dengan sesama pecinta Jejepangan.
Sementara untuk dukanya, cosplay pastinya membutuhkan budget yang tidak sedikit. Misalnya pengeluaran untuk biaya sewa kostum, make up, dan lain-lain.
“Kalau make up, sendiri sih kebetulan bisa basic make up. Kalau kostum ada yang sewa, ada yang beli juga. Budget-nya tergantung kostum, biasa kalau sewa itu satu setnya sampai Rp150 ribu,” ungkapnya.
Puan jatuh cinta pada karakter anime Jepang tertentu
Hingga saat ini, Ara terhitung telah mengikuti 3 kali event cosplay. Untuk karakter favorit, Ara mengaku menyukai Raiden Shogun, salah satu karakter dari game Genshin Impact.
Selain itu, ia juga suka memerankan karakter anime lainnya, yaitu Scaramouche. Menurutnya, tiap karakter memiliki jiwanya tersendiri.
“Yang pasti awalnya tertarik karena suka sama karakter dan jalan cerita animenya dulu,” lanjutnya.
BACA JUGA: Nobar Hari Pertama Tayang, Fans Haikyuu Cosplay jadi Siswa Jepang dan Bagikan Souvenir
Lebih lanjut, kegemaran dengan budaya Jepang ternyata tak sebatas pada hobi menjadi cosplayer. Di tahun terakhir SMA-nya, ia memutuskan melanjutkan studi tak jauh dari Jejepangan, yakni di Jurusan Sastra Jepang Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.





