Menurut pelatih asal Brasil tersebut, turnamen ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kemampuan pemain secara lebih menyeluruh sekaligus memperluas pilihan komposisi tim.
“ILeague Cup memberikan kesempatan kepada tim pelatih untuk melihat kemampuan pemain lebih detail,” ungkapnya.
Ia berharap para pemain muda maupun pemain lainnya yang mendapatkan kepercayaan mampu menjawab kesempatan tersebut dengan penampilan terbaik.
“Semoga pemain yang kami pilih bisa menunjukkan kemampuan terbaik dan memaksimalkan kesempatan untuk meraih hasil maksimal,” tambah Lefundes.
Selain membidik kemenangan pada laga perdana, Java United juga memasang target melangkah ke fase berikutnya.
Bagi Lefundes, keberhasilan melewati fase grup bukan sekadar pencapaian dalam turnamen. Kelolosan tersebut juga akan memberikan kesempatan lebih luas kepada para pemain untuk mendapatkan menit bermain dan membuktikan kualitasnya.
Terlebih, jika mampu melaju ke fase berikutnya, Java United berpeluang tetap memiliki agenda pertandingan ILeague Cup saat kompetisi liga memasuki masa jeda pada Januari 2027.
Kini, pertandingan melawan Adhyaksa FC Bekasi menjadi ujian pertama bagi Laskar Kepodang Emas Java United FC. Dengan kombinasi pemain utama dan talenta muda EPA, Java United berharap mampu membuka perjalanan di ILeague Cup 2026-2027 dengan kemenangan di Stadion Jatidiri. (*)





