SEMARANG, beritajateng.tv – Java United FC membidik kemenangan saat menjamu Adhyaksa FC Bekasi pada laga perdana Grup D ILeague Cup 2026-2027.
Bermain di Stadion Jatidiri, Semarang, Rabu (4/11/2026) pukul 16.00 WIB, Laskar Kepodang Emas bertekad mengawali turnamen dengan hasil maksimal.
Pelatih kepala Java United FC, Fabio Lefundes, menegaskan timnya siap memanfaatkan seluruh potensi untuk menghadapi klub peserta Championship tersebut.
“Kami akan memanfaatkan potensi yang Java United miliki ketika tampil pada ILeague Cup,” ujar Lefundes dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Selasa (3/11/2026).
Bermain di kandang sendiri menjadi modal penting bagi Java United. Meski pertandingan kali ini tidak ada penonton, situasi tersebut tidak ingin menjadj alasan untuk mengendurkan semangat bertanding.
Perwakilan pemain Java United, Yabes Roni, memastikan seluruh skuad tetap memiliki motivasi tinggi untuk mengamankan tiga poin.
“Apa pun situasinya, kami harus bekerja keras dan meraih tiga poin,” tegas Yabes Roni.
Menghadapi ILeague Cup 2026-2027, Java United juga harus cermat mengelola kebugaran pemain.
Pasalnya, tim hanya memiliki waktu sekitar empat hari untuk pemulihan dan persiapan setelah menghadapi Bhayangkara FC di kompetisi BRI Super League.
Tantangan berikutnya sudah menanti. Empat hari setelah pertandingan melawan Adhyaksa FC, Java United bakal kembali tampil di Stadion Jatidiri untuk menghadapi Persib Bandung pada Minggu (8/11/2026).
Kondisi tersebut membuat tim pelatih harus mengatur komposisi latihan dan pemulihan secara cermat agar performa pemain tetap terjaga.
“Tim pelatih harus mengatur waktu recovery dan program latihan supaya pemain tetap berada dalam kondisi terbaik. Kami juga perlu menjaga kondisi pemain yang tidak ikut bertanding pada ILeague Cup,” jelas Lefundes.
Menariknya, ILeague Cup 2026-2027 juga menjadi panggung bagi pemain muda Java United untuk menunjukkan kemampuan.
BACA JUGA: Java United Kalahkan Bhayangkara FC 2-0, Fabio Lefundes Ingatkan Pemain Tetap Membumi
Lefundes mengungkapkan, tim pelatih membawa 10 pemain Elite Pro Academy (EPA) Java United untuk mendapatkan kesempatan bermain bersama skuad utama.





