Jateng

Jelang Lebaran Jumat Mendatang, Muhammadiyah Kota Semarang Siapkan 50 Lokasi Shalat Idul Fitri

×

Jelang Lebaran Jumat Mendatang, Muhammadiyah Kota Semarang Siapkan 50 Lokasi Shalat Idul Fitri

Sebarkan artikel ini
Sholat Idul Fitri Muhammadiyah
Pelataran masjid At-Taqwa Ngaliyan yang menjadi lokasi shalat Idul Fitri 1446 H/2025 M. (Foto: Dok. SuaraMuhammadiyah)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang menyediakan sedikitnya 50 lokasi shalat Idul Fitri 1447 Hijriah yang tersebar luas pada berbagai titik strategis ibu kota Jawa Tengah tersebut. Pelaksanaan ibadah sunah muakad ini terjadwal bakal berlangsung pada Jumat, 20 Maret 2026 mendatang.

Ketua PDM Kota Semarang, Fachrur Rozi, menegaskan bahwa penyiapan puluhan tempat ibadah ini bertujuan mengakomodasi kebutuhan spiritual warga agar dapat beribadah secara khusyuk.

Pihaknya memilih area-area yang mampu menampung jamaah dalam jumlah besar, mulai dari lapangan terbuka hingga halaman institusi pendidikan.

BACA JUGA: Hari Raya Idulfitri Berbarengan dengan Nyepi, Muhammadiyah Jateng Imbau Umat Jaga Toleransi

Panitia lokal pada setiap cabang juga telah bergerak guna memastikan kebersihan serta kenyamanan tempat sebelum hari pelaksanaan tiba.

“Penentuan lokasi shalat Idul Fitri mencakup area strategis seperti lapangan, halaman sekolah, hingga area parkir perkantoran,” ungkap Fachrur Rozi, Senin, 16 Maret 2026.

Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan aparat penegak hukum terus berjalan guna menjamin keamanan teknis di lapangan. “Diharapkan kelancaran dan kenyamanan warga tetap terjaga dengan baik,” imbuhnya lagi.

Toleransi dalam Perbedaan Tanggal Idul Fitri 1447 H

Persiapan ini juga mengantisipasi adanya potensi perbedaan penetapan tanggal satu Syawal antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan.

Muhammadiyah sendiri memegang teguh pedoman Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang tersusun menggunakan metode perhitungan presisi.

Fachrur Rozi meminta seluruh lapisan masyarakat untuk menyikapi setiap kemungkinan perbedaan tersebut dengan sikap dewasa dan mengedepankan toleransi.

BACA JUGA: Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 2026 dengan Hilal Global, Pemerintah Tunggu Sidang Isbat

Ukhuwah islamiyah harus tetap menjadi prioritas utama meski terdapat perbedaan waktu pelaksanaan ibadah pada masing-masing kelompok.

Pihak PDM mengimbau agar warga yang merayakan Lebaran lebih awal tidak bersikap berlebihan serta tetap menjaga perasaan saudara muslim lainnya.  Sikap saling menghormati ini sangat krusial guna menjaga kondusivitas wilayah Kota Semarang yang selama ini sangat harmonis.