Pemasaran tumpi ini bahkan sudah mencapai Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, hingga Kalimantan. Selain itu, produk makanan ringan ini juga mereka pasarkan ke pusat oleh-oleh maupun tempat wisata yang ada di Kabupaten Semarang.
“Kalau keluar kota biasanya kita kirim sendiri. Selain hemat, juga untuk meminimalisasi kerusakan pada produk. Biasanya kalau dipaketkan sering rusak dan remuk ketika sampai di lokasi tujuan,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





