Jateng

Jelang Natal Gereja Semarang Terdampak Angin Ribut, BPBD: Sudah Diperbaiki dan Ibadah Natal Tak Terganggu

×

Jelang Natal Gereja Semarang Terdampak Angin Ribut, BPBD: Sudah Diperbaiki dan Ibadah Natal Tak Terganggu

Sebarkan artikel ini
BPBD semarang
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memastikan, sebuah gereja mengalami kerusakan akibat terdampak bencana angin ribut. (Dok. Warga)

SEMARANG, beritajateng.tv – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memastikan, sebuah gereja mengalami kerusakan akibat terdampak bencana angin ribut, di Kecamatan Tuntang, Selasa, 23 Desember 2025.

Selain gereja, satu bangunan madrasah dan sejumlah rumah warga juga mengalami kerusakan akibat bencana alam yang terjadi di lingkungan Desa Ngajaran, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.

“Data tersebut merupakan hasil asesmen petugas BPBD dari lokasi terdampak,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan Tribiantoro, Rabu, 24 Desember 2025.

Alexander menjelaskan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka terlaporkan dalam peristiwa angin ribut yang terjadi di wilayah Kecamatan Tuntang pada Selasa sore tersebut.

Namun satu bangunan tempat ibadah yang terdampak adalah Gereja Kristen Jawa (GKJ) Bringin tempat ibadah Ngajaran, di lingkungan Desa Ngajaran, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.

BACA JUGA: Sterilisasi Gereja Besar, Polisi Pastikan Keamanan-Kenyamanan Ibadah Natal di Kabupaten Semarang

Masih di lingkungan Desa Ngajaran, Kecamatan Tuntang, bangunan Madrasah Miftahul Jannah juga mengalami kerusakan. Termasuk sejumlah rumah warga di lingkungan RT 02, 03, dan RT 04/ RW 05.

“Kerusakan rumah warga di lingkungan Desa Ngajaran ini bervariasi. Mulai dari kerusakan ringan, sedang hingga kerusakan parah,” lanjutnya, saat beritajateng.tv konfirmasi melalui sambungan telepon di Ungaran.

Masing-masing rumah milik Rumah yang rusak milik Joko Dwiyanto dan Puah di lingkungan RT 02/ RW 05; rumah milik Ngatinem, Yaenuri, Kabul, Supardi, Johan, Pamungkas dan Setyadi (RT 03/RW 05).

Sementara di lingkungan RT 04/ RW 05 rumah yang terdampak angin ribut adalah milik Wahyudi. Atas peristiwa tersebut, rumah ibadah dan rumah warga yang rusak ringan langsung diperbaiki secara gotong-royong.

BACA JUGA: Ahmad Luthfi Minta Siswa SMA/K Tak Rayakan Kelulusan dengan Berfoya-foya: Lebih Baik ke Masjid atau Gereja

Baik oleh petugas BPBD Kabupaten Semarang, TNI/ Polri serta para jemaat gereja. Perbaikan kembali rumah ibadah yang sebagian asbesnya terlepas juga diprioritaskan sesaat setelah peristiwa angin ribut terjadi.