Keluhan serupa warga lainnya, Retno Lies (46), sampaikan. Ia mengungkapkan kerusakan Jalan PTP Ngobo sudah berlangsung sekitar tiga tahun. Namun, perbaikan yang berlangsung selama ini hanya bersifat tambal sulam sehingga tidak bertahan lama.
“Karena setiap hari terlalui kendaraan angkutan berat, jalan yang diperbaiki cepat rusak lagi. Bahkan kondisinya sekarang semakin membahayakan,” ujarnya.
Retno menilai rencana perbaikan permanen selama ini hanya sebatas janji, sementara kondisi jalan terus memburuk dan menyebabkan banyak pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan.
BACA JUGA: Empat Tahun Menanti, Warga Ingin Perbaikan Jalan di Sambirejo Terealisasi Tahun Ini
Warga berharap pemerintah segera merealisasikan perbaikan permanen Jalan PTP Ngobo agar keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan dapat lebih terjamin.
“Artinya jangan hanya janji-janji saja,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





