Olahraga

Jurgen Klopp Sebut Piala Dunia Antarklub 2025 sebagai Ide Terburuk dalam Sejarah Sepak Bola

×

Jurgen Klopp Sebut Piala Dunia Antarklub 2025 sebagai Ide Terburuk dalam Sejarah Sepak Bola

Sebarkan artikel ini
Potret Klopp di Anfield setelah berhenti menjadi pelatih Liverpool
Potret Klopp di Anfield setelah berhenti menjadi pelatih Liverpool (sumber: Instagram/@premierleague)

SEMARANG, beritajateng.tv- Jurgen Klopp mantan pelatih Liverpool melayangkan kritik tajam terhadap format baru piala dunia antarklub 2026 yang tengah berlangsung.

Turnamen yang melibatkan berbagai klub dari belahan dunia ini terkesan padat karena pelaksanaanya hanya tiga minggu setelah kompetisi domestik berakhir dan berjarak satu bulan sebelum musim baru kembali bergulir.

Pelatih kebangsaan Jerman itu menyebut format baru Piala Dunia Antarklub itu sebagai ide terburuk yang pernah diterapkan dalam sepak bola.

Pasalnya, kompetisi empat tahunan tersebut berdampak pada waktu istirahat dan beban kerja para pemain.

BACA JUGA: Asprov Jateng Apresiasi Liga 4, Banyak Talenta Muda Sepak Bola Muncul

Pendapat Klopp tentang Piala Dunia Antarklub

Klopp berasumsi kalau padatnya jadwal ini akan berdampak pada kelelahan fisik maupun mental para pemain.

Klop menyatakan pendapatnya pada salah satu media Jerman Welt am Sonntag “Ini semua tentang pertandingan, bukan tentang hal-hal di sekitarnya — dan karena itulah Piala Dunia Antarklub menjadi salah satu ide terburuk yang pernah diterapkan dalam sejarah sepak bola,”

Menurut Klopp, padatnya jadwal Fifa sudah terjadi setidaknya dalam kirun waktu tiga tahun terakhir.

“Tahun lalu sudah ada Copa America dan Euro, tahun ini Piala Dunia Antarklub, dan tahun depan Piala Dunia. Artinya, para pemain tidak memiliki waktu pemulihan yang memadai, baik secara fisik maupun mental,” Ujar Klopp.

Sebelumnya, Piala Dunia Antarklub hanya beranggotakan tujuh klub saja, namun setelah penerapan format baru, kompetisi ini melibatkan 32 klub dari seluruh penjuru dunia.

BACA JUGA: Ini 10 Tips Bermain Sepak Bola Agar Tidak Cepat Lelah

Walaupun harapan dari adanya format baru ini untuk meningkatkan daya tarik masyarakat global terhadap sepak bola, tapi inovasi tersebut tidak terhindar dari berbagai kritik karena membebani klub dan pemain.

Salah satu pengkritik tersebut adalah Klopp yang mempertanyakan pentingnya turnamen dengan format baru ini di tengah masalah kelelahan pemain dan meningkatnya jadwal pertandingan klub dalam satu musim.