Pendidikan

Kampus Darling BLDF Beri Literasi Digital Hijau untuk Masa Depan Berkelanjutan

×

Kampus Darling BLDF Beri Literasi Digital Hijau untuk Masa Depan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
BLDF Beri Literasi Digital Hijau untuk Masa Depan Berkelanjutan
Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) menggelar Literasi Digital Hijau di Kampus Undip Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Rayakan Hari Lingkungan Hidup, Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) menggelar kegiatan “Literasi Digital Hijau Menuju Masa Depan Berkelanjutan” di Gedung Prof. Soedarto, Semarang.

Hadir rektor Universitas Diponegoro Suharnomo, Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Haryo Damardono, dan perwakilan generasi muda peduli lingkungan Jerhemy Owen.

Diskusi ini bertujuan memantik semangat 700-an peserta mahasiswa dalam mewujudkan masa depan berkelanjutan, melalui partisipasi dan kolaborasi digital.

BACA JUGA: Daftar Kampus PTN Terbaik di Indonesia Tahun 2024 Versi Webometrics, Cek Buruan!

Generasi muda khususnya gen Z (kelahiran 1996–2010) saat ini mendominasi jumlah pengguna internet di Indonesia. Sebagai digital native, gen Z memiliki modal literasi digital yang dapat bermanfaat untuk membuat perubahan pada isu-isu fundamental. Termasuk, tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan yang membutuhkan kolaborasi penanganan. Antara pemerintah, swasta, dan elemen masyarakat lainnya.

“Melalui acara ini, BLDF ingin mengedukasi dan literasi generasi muda lewat pembuatan konten digital berbasis informasi berkualitas,” Director Communications BLDF Mutiara Diah Asmara.

Menurut dia, di tengah padatnya arus informasi dan mudahnya distorsi pesan dalam komunikasi saat ini. Perlu upaya lebih untuk meningkatkan pemahaman khalayak akan berbagai isu termasuk isu lingkungan. Salah satunya mendapatkan akses informasi dari media massa yang yang mumpuni.

Mahasiswa Melek Isu Lingkungan

Dalam kesempatan ini, BLDF juga membagikan 1.000 akses Kompas Digital Premium bagi sivitas akademika Undip.

Mutiara menambahkan, melalui langkah ini, harapannya generasi muda semakin melek terkait isu lingkungan dan tergerak berpartisipasi. Serta melakukan kolaborasi digital untuk menginisiasi perubahan positif ke alam.

Upaya ini telah BLDF inisiasi sejak 2018 melalui gerakan berbasis media sosial Siap Sadar Lingkungan (Siap Darling). Bersinergi dengan perwakilan generasi muda peduli lingkungan, Siap Darling menginisiasi konten-konten positif terkait lingkungan dan aksi nyata pelestarian.

Rektor Undip Semarang Suharnomo dalam sambutannya mengapresiasi dukungan BLDF tersebut.

“Selama tiga tahun terakhir (2020–2022), indeks literasi digital Indonesia terus meningkat hingga 3,54, sehingga tergolong tinggi,” kata Suharnomo.

Capaian ini, kata dia, tidak lepas dari beragam tantangan seperti maraknya misinformasi dan disinformasi di platform digital, termasuk yang berkaitan dengan isu lingkungan. Maka itu, ketersediaan akses bagi informasi yang akurat dan terverifikasi menjadi salah satu upaya untuk membentengi mahasiswa di tengah banjir informasi.

Jerhemy Owen, kreator konten dan perwakilan anak muda juga mengakui bahwa ketersediaan informasi digital menjadi salah satu faktor penarik kepedulian pada isu lingkungan.

“Saat ini rata-rata teman sesama gen Z menghabiskan 1–6 jam untuk beraktivitas di media sosial. Platform ini akhirnya jadi medium utama kami untuk menyampaikan informasi dan menginspirasi,” kata Jerhemy.

“Hal ini yang saya optimalkan dalam meningkatkan kesadaran tentang lingkungan, menarik perhatian media agar pesan teramplifikasi lebih luas. Dan dapat membuka ruang partisipasi serta kolaborasi digital bersama para pemangku kepentingan,” kata dia.

Pun demikian, Jerhemy menambahkan, penyampaian pesan di media sosial ini perlu ada sikap bertanggung jawab, dengan informasi yang teruji validitasnya. Ia berharap, melalui acara bincang-bincang ini, pesan tersebut dapat lebih generasi muda lainnya pahami. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp