SEMARANG, beritajateng.tv – Kebakaran melanda permukiman padat di kawasan Jomblang Perbalan, Kota Semarang, Sabtu, 13 September 2025 malam. Peristiwa itu menghanguskan dua rumah sekaligus serta menewaskan seorang warga bernama Siti Kotimah (67).
Ketua RW 2 Kelurahan Candi, Siswanto, menjelaskan warga pertama kali mengetahui api sekitar pukul 16.40 WIB. “Warga mendapati rumah korban sudah terbakar. Sebelumnya tidak tahu ada orang di dalam rumah,” jelasnya.
BACA JUGA: Pasca Kebakaran, Begini Kondisi Terkini Sumur Minyak Ilegal di Blora: Rumah Korban Porak-Poranda
Korban yang tinggal di salah satu rumah tersebut tidak sempat menyelamatkan diri. Setelah api padam, petugas menemukan jasad korban di kamar mandi. Informasi sementara menyebut korban berada sendirian karena anaknya sedang mudik.
“Informasinya korban memang sendirian di rumah,” tambah Siswanto.
BACA JUGA: Usai Kebakaran Sego Bancakan Kota Lama, Wali Kota Semarang Siapkan Renovasi dan Diskon PBB
Dua rumah terbakar dalam insiden itu, namun api tidak sempat merembet ke bangunan lain. Warga sekitar bahu-membahu memadamkan api menggunakan ember berisi air yang mereka ambil dari sungai.
Usaha tersebut cukup efektif menahan kobaran sebelum api semakin meluas.
BACA JUGA: Pasca Kebakaran Sumur Minyak Blora, Polisi Amankan Belasan Paralon
Mobil pemadam kebakaran menerima laporan dan bergegas menuju lokasi. Namun petugas mengalami kendala karena akses masuk permukiman sangat sempit.
Akibatnya, warga harus berjuang lebih dulu untuk mengendalikan api.
BACA JUGA: Api Muncul Dini Hari, Restoran Sego Bancakan di Kota Lama Semarang Kebakaran, Lantai Dua Ludes
“Kalau bukan karena warga, mungkin rumah lain ikut terbakar,” ucap Siswanto.
Jenazah korban langsung dimakamkan setelah dievakuasi oleh petugas. Hingga saat ini penyebab pasti kebakaran rumah di Jomblang itu belum diketahui. (*)





