Selain menjaga stabilitas pasokan pangan, Pemkab Semarang sendiri juga berupaya menekan laju inflasi daerah. Satu di antaranya dengan menggelar operasi pasar beras yang bekerjasama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Bulog perwakilan Bawen.
Camat Ungaran Timur, Febru Suryanto menjelaskan bahwa setiap desa/kelurahan mendapat alokasi 500 kilogram beras medium murah.
Satu Kepala Keluarga (KK) dapat membeli sepuluh kilogram beras dengan menunjukkan fotokopi KTP suami istri. Penjualan juga dilakukan bekerja sama dengan Gapoktan,” tandasnya memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





