Nasional

Kecam Tren Kekerasan Perusahaan Media, AMSI Dorong Pemerintah Jamin Keamanan Jurnalis

×

Kecam Tren Kekerasan Perusahaan Media, AMSI Dorong Pemerintah Jamin Keamanan Jurnalis

Sebarkan artikel ini
Tempo Kepala Babi
Kantor berita Tempo beroleh kiriman kepala babi. (Foto: X/@virdikaa)

Sebelumnya, pada 19 Maret 2025, kantor Tempo di Jakarta, menerima kiriman kepala babi untuk salah satu jurnalisnya. Di sertai pesan ancaman ke akun Instagram Tempo. Yakni bertuliskan untuk tidak lagi memberitakan berbagai informasi yang kritis terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

BACA JUGA: Terpilih Jadi Ketua AMSI Jateng 2024-2028, Nurkholis: Ini Jabatan yang Amanah

Tak lama kemudian, akun Whatsapp milik keluarga jurnalis Tempo, mengalami serangan secara digital. Teror berlanjut tiga hari berikutnya. Yakni kiriman paket berisi enam tikus tanpa kepala.
>

AMSI menilai serangkaian intimidasi, serangan digital dan kekerasan yang menimpa perusahaan media dan jurnalis di Indonesia, dalam dua pekan terakhir, telah mencapai titik yang mengkhawatirkan. Kondisi ini menebar ketakutan, rasa tidak aman, dan memicu self censorship di kalangan redaksi media. 

“Serangkaian insiden ini merupakan upaya sistematis untuk membungkam media dan jurnalis. Agar tidak lagi memberitakan kesalahan dan pelanggaran yang terjadi di sekeliling kita,” kata Wahyu Dhyatmika, Ketua Umum AMSI. “Jika dibiarkan, maka era pers bebas yang diperjuangkan pada era Reformasi 1998, akan lenyap, berganti menjadi pers yang hanya melaporkan narasi tunggal pemerintah.”

AMSI sarankan pemerintah jamin keamanan jurnalis

Sebagai negara demokratis, Indonesia memiliki Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers yang menjamin kemerdekaan pers.

“Langkah-langkah di luar mekanisme hukum, termasuk intimidasi dan serangan fisik, adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan dalam sistem demokrasi yang sehat,” kata Sekjen AMSI Maryadi.

“Kejelasan dan transparansi dalam penegakan hukum akan menjadi faktor krusial dalam mencegah eskalasi lebih lanjut dan memberikan rasa aman bagi jurnalis serta pelaku industri media,” tegas Maryadi.

BACA JUGA: Dorong Ekosistem Bisnis Media, AMSI Gelar Diskusi Trustworthy di Semarang

Agar serangkaian serangan ini tidak berpengaruh buruk pada kesinambungan industri media dan ekosistem digital di indonesia, AMSI merekomendasikan sejumlah langkah berikut: