Politik

Kedekatan Jokowi-Prabowo Mengancam Ganjar? Pengamat: Presiden Cari Pengganti yang Bisa Lanjutkan Program

×

Kedekatan Jokowi-Prabowo Mengancam Ganjar? Pengamat: Presiden Cari Pengganti yang Bisa Lanjutkan Program

Sebarkan artikel ini
Jokowi Prabowo
Pengamat Politik Nur Hidayat Sardini sebagai narasumber di seminar ‘Peningkatan Partisipasi Politik Mahasiswa Melalui Forum Demokrasi’ di Gets Hotel, Kota Semarang, Kamis 7 Juli 2023. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kedekatan Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Presiden RI Joko Widodo beroleh sorotan banyak pihak. Pasalnya, Jokowi merupakan politisi asal Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, sementara Prabowo tentu saja berbeda partai.

Sebagaimana yang publik ketahui, PDI Perjuangan telah mengusung nama Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo sebagai Bakal calon presiden (Bacapres) dalam Pemilu 2024.

BACA JUGA: Akui Belajar Politik dari Rival, Gerindra Jateng Nilai Hubungan Prabowo-Jokowi Spesial Daripada Menteri Lain

Posisi Jokowi pengamat nilai berada di persimpangan jalan. Terutama, soal kontrak politik antara Ketum PDI perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan Ganjar Pranowo yang memungkinkan Jokowi beralih kepada Prabowo.

“(Apakah mengancam Ganjar?) Kalau itu kan saya melihatnya Pak Jokowi itu berada pada persimpangan. Di satu sisi ada kontrak politik antara Bu Mega dan Pak Ganjar, ini seperti laporan Tempo ya. Pada saat bersamaan kan (Jokowi) ini ga bisa masuk. Karena sudah terkunci oleh itu. Kalau sudah seperti itu kan tidak ada pilihan lain,” ucap pengamat politik Nur Hidayat Sardini (NHS), Kamis 6 Juli 2023.

Jokowi Cari Pengganti yang Bisa Teruskan Programnya, Bisakah Prabowo?

NHS menilai, Jokowi mencari sosok pengganti yang dapat meneruskan tujuan serta programnya selama 2 (dua) periode menjabat. Terlebih, Prabowo Subianto merupakan Menteri Pertahanan yang tergabung dalam Kabinet Indonesia Maju di bawah pimpinan Jokowi.

“Pertama-tama yang terungkap itu kan melanjutkan program apa yang sudah digariskan oleh Pak Jokowi. Untuk seperti itu kan harus punya preferensi orang. Kalau orang tidak sepakat dengan apa yang diajukan kan bisa men-delay terhadap apa yang diinginkan,” tegasnya.

BACA JUGA: Ramai Baliho Prabowo-Jokowi, Gerindra Jateng: Di Luar Dugaan, Bahkan Orang Partai Tidak Tahu

Jika sosok Ganjar rasa-rasanya tak layak meneruskan pemerintahan menurut Jokowi, maka besar kemungkinan restu orang nomor satu di RI itu akan teralihkan pada Prabowo.

“Tetapi kalau karena itu ya makin tertolak, berpalinglah pada Pak Prabowo. Maunya Pak Jokowi dalam konstruksi pikiran saya ya mestinya totally ngikutin Pak Jokowi. Kan percuma misi untuk mencawe-cawe terhadap Presiden, mencawe-cawe terhadap calon penggantinya dia,” ungkap NHS. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp