BLORA, beritajateng.tv– Kejaksaan Negeri Blora, Jawa Tengah melakukan pemusnahan barang bukti tindak pidana umum yang telah memiliki putusan hukum tetap dari tahun 2023-2024. Pemusnahan ini mencakup ribuan pil koplo serta sejumlah barang bukti lainnya.
Kepala Kejaksaan Negeri Blora, Haris Hasbullah, menyampaikan bahwa tren tindak pidana baru-baru ini di Kabupaten Blora adalah pil koplo, bukan narkoba.
BACA JUGA: Duh! Pabrik Gula Merah Palsu di Blora Terindikasi Mengandung Bahan Pengawet Berbahaya
Hal ini terbukti dengan jumlah pil koplo yang dimusnahkan mencapai ribuan butir, jauh lebih banyak dibandingkan dengan sabu-sabu yang hanya 3,00828 gram.
“Saya tidak tahu ya, saya lihat tadi ada ribuan pil kolpo dibanding pidana lainnya. Karena masyarakat lebih memilih mengkonsumsi obat – obatan itu. Narkobanya hanya lewat. Apakah ini tren di Blora ataukah nanti ada perubahan kita gak tahu,” ungkap Haris, Selasa 20 Agustus 2024.
Kejaksaan Negeri Blora ini memusnahan barang bukti ini dengan cara blender, bakar, dan gerinda.
Acara pemusnahan ini pun tersaksikan oleh pejabat dari Polres Blora, Perhutani, Rumah Tahanan, Dinas Kesehatan, Pengadilan Negeri Blora, serta jajaran pejabat dari Kejaksaan Negeri Blora.
BACA JUGA: Pencurian Motor di Masjid Agung Baitunnur Blora Terekam CCTV, Pelaku Pura-pura Sholat 1 Rakaat
Haris Hasbullah menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan upaya penegakan hukum dan pemusnahan barang bukti tindak pidana. Khususnya terkait pil koplo yang sedang menjadi tren baru di Kabupaten Blora. (*)
Editor: Farah Nazila





