Ekbis

Kelas Literasi Keuangan Bagi UMKM, Manfaatkan Instagram untuk Tambah Penghasilan

×

Kelas Literasi Keuangan Bagi UMKM, Manfaatkan Instagram untuk Tambah Penghasilan

Sebarkan artikel ini
Kelas Literasi Keuangan Bagi UMKM, Manfaatkan Instagram untuk Tambah Penghasilan
Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mengikuti kelas Literasi Keuangan Kredit Pintar di Klaten. (Ellya/beritajateng.tv)

KLATEN, beritajateng.tv – Kredit Pintar menggelar kelas literasi keuangan dan workshop untuk meningkatkan skill usaha pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Klaten, Jumat 12 Juli 2024.

Brand Manager Kredit Pintar, Puji Sukaryadi mengatakan, melihat potensi UMKM yang sangat besar di Jateng. Maka Kredit Pintar berupaya untuk memberikan dukungannya melalui penyelenggaraan Kelas Pintar Bersama.

Dalam kesempatan ini, para peserta dapat mengikuti kelas Literasi Keuangan dan workshop yang berkaitan dengan peningkatan skill usaha mereka. Kelas literasi keuangan UMKM ini gratis dengan tema memanfaatkan media sosial untuk meraih cuan.

BACA JUGA: UMKM Wajib Tahu Pentingnya Content Planning untuk Pemasaran Produk Secara Digital

”Kredit Pintar sebagai platform fintech lending di Indonesia yang berlisensi, terdaftar, dan di awasi oleh OJK. Kami senantiasa berkomitmen untuk melakukan sosialisasi terkait edukasi dan literasi keuangan, khususnya kepada para pelaku UMKM dan generasi muda,” ujarnya.

Pemilik Dr. Instagram, Ridwan Virgantara mengatakan, konten media sosial terbukti ampuh bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mempromosikan produknya.

Bikin Konten untuk Promosikan Produk

”Pelaku UMKM bisa memanfaatkan konten media sosial untuk mendatangkan cuan. Mereka bisa mempromosikan produknya bisa melalui media sosial. Seperti Instagram,” tuturnya saat mengisi kelas edukasi dan literasi keuangan Kelas Pintar Bersama UMKM di Klaten.

Ridwan menuturkan, konten media sosial saat ini memasuki era video pendek karena sesuai dengan perilaku orang zaman sekarang. Lalu konten seperti apa yang bisa meningkatkan jumlah followers? 50 persen konten edukasi yang kreatif, 30 persen berisi konten yang fun, seperti meme, sisanya 20 persen adalah konten promosi.

Sementara itu, Customer Service Manager Kredit Pintar, Rizky Raflian Mulia, menambahkan, pihaknya mengajak UMKM untuk menggunakan fintech lending yang resmi dan diawasi OJK.

”Jangan abal, jangan asal dan jangan abai. Pinjam sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan, bukan untuk konsumtif dan gaya hidup,” tandasnya.

Hingga memasuki semester II/2024, kinerja Kredit Pintar terus mencatatkan pertumbuhan positif dengan total akumulasi penyaluran pinjaman mencapai Rp 45 Triliun. Di mana sekitar separuh nasabahnya meminjam uang untuk kebutuhan modal usaha kecil atau pendidikan.

Tercatat, total peminjam Kredit Pintar sejak berdiri tahun 2017 hingga saat ini telah berjumlah lebih dari 8,1 juta nasabah.

Sementara itu untuk area Jawa Tengah, penyaluran pinjaman Kredit Pintar berkisar di angka 12,6 persen dari kontribusi secara nasional.

”Dengan besarnya jumlah pelaku usaha yang ada di Jateng yaitu 4,2 juta unit sektor usaha pada tahun 2023 mengacu laman resmi pemprov Jateng. Maka kebutuhan pendanaan bagi para UMKM masih sangat tinggi,” terangnya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp