Ia mencontohkan bahwa outdoor learning sudah ada penerapannya di banyak negara maju dan terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa.
“Banyak jurnal ilmiah menunjukkan bahwa pembelajaran luar ruangan membantu siswa lebih fokus dan tidak jenuh daripada di kelas terus-menerus,” tegasnya.
Harapannya, langkah Kemenparekraf ini bisa memberikan solusi tengah antara kebutuhan akan pendidikan berbasis pengalaman dan kekhawatiran masyarakat akan keselamatan siswa. (*)





