Blended learning pun berlaku bagi siswa yang rumahnya terdampak bencana, meskipun keadaan sekolahnya baik-baik saja.
“Ketika ada yang rumahnya jauh, rumahnya terdampak banjir, meskipun sekolah bersih, anaknya terkendala belum bisa sekolah, maka dia bisa ikut pembelajaran jarak jauh,” pungkas Uswatun. (*)
Editor: Farah Nazila





