SEMARANG, beritajateng.tv – Siswa kelas 6 SD Negeri 3 Genengsari, Kabupaten Boyolali, Ibrahim Al Abrar, akhirnya bertemu Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Rabu, 29 Juli 2026.
Bocah yang berhasil meraih Letter of Recognition dari Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) itu menerima apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berupa sebuah laptop dan tas.
Selain itu, Pemprov Jawa Tengah juga membuka peluang pemberian beasiswa agar Ibrahim dapat terus mengembangkan kemampuannya di bidang keamanan siber (cybersecurity).
Di balik penghargaan internasional yang ԁiraihnya, Ibrahim mengaku sempat tidak percaya ketika menerima surat resmi dari NASA.
Ia bercerita, setelah melaporkan temuannya kepada NASA, ia harus menunggu sekitar dua bulan tanpa kabar. Karena itulah ia sempat mengira laporannya tidak mendapat respons.
“Senang. Karena awalnya sempat tidak percaya kalau dapat sertifikat, sebab sudah menunggu dua bulan dan tidak ada balasan lagi,” ujar Ibrahim saat beritajateng.tv jumpai usai bertemu Gubernur Jawa Tengah, Rabu, 29 Juli 2026.
Balasan dari NASA akhirnya datang melalui surat elektronik (e-mail) yang berisi lampiran surat penghargaan dalam format PDF.
“Saya kaget karena awalnya tidak percaya. Dari pihak NASA menyampaikan bahwa surat itu ԁiberikan sebagai apresiasi untuk saya,” kata Ibrahim.
Perjalanan Ibrahim hingga memperoleh penghargaan tersebut berawal dari rasa penasarannya setelah mengetahui ada pelajar SMP yang berhasil mendapatkan penghargaan serupa dari NASA.
BACA JUGA: Pemprov Jateng Bangun Ruang Kelas SDN Sendangmulyo 03 Rusak Tertimpa Pohon, Beri Bantuan Awal Rp50 Juta
Ia kemudian membaca berbagai artikel mengenai program pelaporan celah keamanan milik NASA dan mencoba mengikuti langkah-langkah yang ԁilakukan peserta sebelumnya.
“Saya terinspirasi dari orang yang sudah pernah mendapatkan sertifikat itu, dan orangnya masih anak SMP. Akhirnya saya membaca artikel tentang itu, lalu mencobanya dan mengikuti cara-caranya untuk mendapatkan sertifikat sekalian,” tuturnya.
NASA sendiri membuka program pelaporan kerentanan keamanan melalui Vulnerability Ꭰisclosure Program (VDP) di platform Bugcrowd.





