Seruan melalui tagar #KluivertOut bukan sekadar tuntutan sesaat. Ini mencerminkan kekhawatiran publik mengenai nasib Timnas Indonesia yang masih sulit menembus level dunia.
Namun, mengganti pelatih tidak serta merta menjamin kesuksesan. Politik internal, keberlanjutan program, dan faktor-faktor non-teknis lainnya tetap menjadi tantangan besar. Di tengah gelombang protes, harapannya masih ada ruang untuk dialog, evaluasi menyeluruh, dan keputusan yang berpihak pada masa depan sepak bola Indonesia. (*)





