SEMARANG, beritajateng.tv – Dua motor matic populer, Yamaha Aerox 155 dan Honda Vario 150, sering jadi bahan perbandingan. Keduanya hadir di segmen 150 cc dengan transmisi CVT, namun masing-masing punya karakter berbeda.
Dari sisi dimensi, Aerox lebih besar dan berat. Aerox berbobot 116 kg, sementara Honda Vario 150 109 kg. Ground clearance Aerox lebih tinggi, yaitu 142 mm, unggul dibanding Vario yang hanya 135 mm.
Desain Aerox terlihat sporty, cocok untuk anak muda. Vario tampil simpel dan praktis, ideal digunakan sehari-hari. Vario juga punya behel belakang, memudahkan saat parkir. Aerox tak menyematkan fitur itu.
BACA JUGA: Komparasi Honda Vario 125 vs Yamaha Freego 125, Pilih Mana Buat Motor Harian?
Soal panel meter, Aerox sudah digital penuh, terlihat modern untuk masanya. Vario masih mengandalkan jarum analog.
Namun, Vario punya dua laci penyimpanan depan, walau belum ada port pengisian daya. Aerox hanya sediakan satu laci kecil tapi sudah dilengkapi charger 12V.
Perbandingan lebih lanjut Yamaha Aerox 155 vs Honda Vario 150
Dari sektor pencahayaan, Yamaha Aerox 155 sudah pakai LED untuk lampu belakang. Sementara Vario masih gunakan bohlam di hampir semua bagian. Tapi desain lampu depan Vario cukup menarik karena punya alis LED.
Aerox dibekali mesin 155,1 cc dengan teknologi VVA. Tenaga maksimalnya 14,7 dk pada 8.000 rpm, torsinya 13,8 Nm. Honda Vario 150 hadir dengan mesin 149,3 cc dua klep. Tenaganya 12,47 dk dan torsi 12,8 Nm.
BACA JUGA: Adu Spesifikasi Honda Stylo 160 vs Yamaha Grand Filano, Mending Motor Bertenaga atau Nyaman?
Bagasi Aerox lebih luas, tapi tidak cukup dalam. Sementara Vario punya bagasi lebih kecil secara tampilan, namun cukup untuk helm full face. Tangki Vario lebih besar, menampung 5,5 liter. Aerox hanya 4,6 liter, walau posisi tangkinya terpisah.





