Gaya Hidup

Konser Slank di Semarang Ricuh, Slankers Jebol Pagar Stadion

×

Konser Slank di Semarang Ricuh, Slankers Jebol Pagar Stadion

Sebarkan artikel ini
Konser Slank di Semarang Ricuh, Slankers Jebol Pagar Stadion
Konser Slank di Semarang dalam rangka penutupan resepsi HUT Kota Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Konser Slank di Semarang di warnai dengan kericuhan di pintu masuk Stadion. Slankers yang tidak memiliki tiket, memaksa masuk ke area konser Slank. Hal ini mengakibatkan pagar barikade penjagaan depan Stadion jebol.

Slankers yang tidak memiliki tiket itu sudah di persilahkan untuk masuk, namun karena banyaknya Slankers yang berebut masuk sehingga pagar Stadion bagian depan jebol.

Awalnya, konser berjalan kondusif, beberapa lagu telah di nyanyikan. Seperti Mars Slankers, Sang Bendera, Virus, I Miss U I Hate U, Gara-gara Kamu, Tong Kosong.

Namun di lagu I Miss I Hate U, kondisi Slankers di depan Stadion memanas.

Kaka sempat mengingatkan para Slankers untuk tetap kondisif menghentikan sikap anarkisnya.

“Yang di luar tetap bisa mendengar saya. Saya harap jangan ada hal yang tidak di inginkan, ” unar Kaka mengingatkan Slankers.

Kondisi memanas. Setelah pagar Stadion jebol, polisi menembakkan gas air mata.

Penonton yang ada di depan panggung tak kuasa menahan pedasnya gas air mata. Beberapa dievakuasi.

Slank tetap melanjutkan konsernya. Dan tetap mengingatkan para penonton agar tetap konsudusif

Sementara, petugas langsung mengamankan Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan jajaran Forkopimda ke back stage. Menghindari sikap anarkis penonton.

Konser Slank di Semarang Terus Berjalan Hingga Akhir

Sementara itu, walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, konser Slank ini sebenarnya sebagai resepsi penutupan rangkaian Hari Jadi Kota Semarang.

“Penutupan ini menampilkan slank. Bukan hanya karena Slank banyak penggemarnya, tapi Slank juga merupakan duta anti korupsi,” ujar Mbak Ita, sapaan akrabnya.

Konser Slank ini juga di buat untuk mengenalkan budaya anti korupsi.

“Ini penutupan rangkaian HUT Kota Semarang. Hiburan juga sudah tinggal terakhir ini. Rangkaian sudah berjalan hampir 3 bulan sebelum puasa. Ini menjadi penutup,” Katanya.

Menurut Mbak Ita, ia ingin konser ini menjadi penutup Hari Jadi Kota Semarang yang menghibur.