SEMARANG, beritajateng.tv – Maraknya kedai kopi belakangan ini seolah menjadi bukti tingginya popularitas minuman berkafein tersebut di kalangan kawula muda. Tak lagi identik dengan minuman pekerja dan orang tua, budaya ngopi kini telah bergeser ke anak-anak muda yang ngopi di kedai kopi hits. Misalnya hadir kopi susu yang memanjakan lidah, termasuk di Semarang.
Kopi susu awalnya memang hanyalah alternatif bagi orang-orang yang tak kuat mencecap rasa pahit. Tapi sekarang, berbagai kedai kopi turut menyediakan menu kopi susu. Seperti halnya Kopi Susu Bu Lurah Semarang.
Salah satu kedai kopi susu di Jalan Rinjani Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang tersebut bahkan menggunakan ‘kopi susu’ sebagai nama brandnya.
Guntur, manajer operasional menjelaskan, Kopi Susu Bu Lurah Semarang pertama kali buka di Jakarta pada 2017 silam. Waktu itu, sang pemilik, Rodra Ciptaning, memutuskan menggunakan nama brand Kopi Susu Bu Lurah untuk mendobrak persaingan kedai kopi di Jakarta.
“Kita adalah brand kopi pertama yang menggunakan nama kopi susu. Tujuan kita memakai nama kopi susu, agar ketika orang mencari kopi susu di interet, yang muncul pertama adalah Kopi Susu Bu Lurah,” jelasnya kepada beritajateng.tv, Senin 5 Juni 2023.
Apiknya marketing, berujung closing
Berawal dari strategi marketing itulah, Kopi Susu Bu Lurah Semarang lantas menjelma menjadi salah satu kedai kopi susu terbaik.
Setelah sukses di Jakarta, pada tahun 2020, lanjut Guntur, Kopi Susu Bu Lurah kemudian memutuskan untuk membuka gerai baru di Kota Semarang. Memanfaatkan rumah pribadi sang pemilik, konsep yang diusung adalah homey dengan pohon rindang dan suasana asri.
“Dari awal proses pembangunan, memang sudah ingin konsep yang intinya jangan sampai kaya kedai kopi biasa, kebetulan lingkungannya juga mendukung, masih banyak pohon-pohon, pekarangannya juga luas, makanya konsep kita kaya di rumah,” lanjutnya.
Hadir meramaikan persaingan kedai kopi di Semarang sejak 2020, Guntur bersama Kopi Susu Bu Lurah berharap semakin banyak kedai kopi yang serius menyajikan kopi dengan kualitas terbaik. Menurutnya, semakin banyak kedai kopi berbanding lurus dengan kuantitas peminat kopi.
“Kita percaya kalau semakin banyak coffeshop itu berarti orang-orang yang suka kopi bakal semakin banyak, khususnya di Semarang. Itu bakal jadi potensi ke kita juga,” ujar Guntur.
Menu Andalan Kopi Susu Bu Lurah Semarang yang Nyaman di Perut
Menu kopi susu tentu menjadi andalan di sini, sesuai dengan namanya yaitu Kopi Susu Bu Lurah Semarang. Guntur mengungkapkan, untuk menu kopi susu, biji kopi yang mereka gunakan adalah 100 persen arabika premium. Berbeda dengan kebanyakkan kedai kopi yang masih menggunakan campuran arabika robusta.
Keunggulannya, lanjut Guntur, kopi dengan seratus persen arabika cenderung lebih aman untuk orang dengan lambung sensitif.
“Itu cenderung lebih aman karena arabika itu kafeinnya setengah dari robusta,” jelasnya.
Selain menggunakan full arabika, proses pembuatan kopi di sini masih menggunakan rokpresso atau manual brewing. Menurut Guntur, pemilihan rokpresso awalnya didasari alasan ekonomis, namun di kemudian hari ternyata malah menghighlight keunggulan kopi susu yang nyaman di perut.
“Karena rokpresso ekstrasinya di bawah mesin, jadi kafein yang terekstrasi lebih sedikit, jadi lebih aman buat yang lambungnya sensitif,” ujar Guntur.
Hasilnya, cita rasa kopi susu di sini cenderung dominan ke chocolaty dan memiliki tingkat keasaman rendah. Harga yang ditawarkan pun terjangkau, hanya dengan Rp 20 ribu untuk segelas kopi susu. Menu lainnya pun beragam, range harga mulai Rp 17 ribu hingga paling mahal Rp 350 ribu untuk kopi kualitas terbaik (*).
Editor: Andi Naga Wulan.





