Jateng

Kreatif! Pemuda Blora Bikin Tumpeng Berhias Naga dari Kacang Panjang, Diarak Saat Sedekah Bumi

×

Kreatif! Pemuda Blora Bikin Tumpeng Berhias Naga dari Kacang Panjang, Diarak Saat Sedekah Bumi

Sebarkan artikel ini
Sedekah Bumi Blora
Arak-arakan tumpeng hasil bumi berhias naga dari kacang panjang di Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngawen, Blora, Sabtu, 17 Mei 2025. (Heri/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tv – Musim Sedekah Bumi yang berlangsung di Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngawen, Blora, kali ini memukau khayalak dengan berbagai kegiatan menarik.

Salah satu yang paling menyita perhatian ialah arak-arakan tumpeng hasil bumi berhias naga dari kacang panjang yang melilit gunungan tumpengnya.

Novianto, pemuda Desa Sendangrejo, menjadi pelopor ide kreatif ini. Awalnya, ia sekadar iseng berbincang dengan teman-temannya sewaktu ngopi saat malam tasyakuran Sedekah Bumi.

Dari obrolan santai tersebut tercetuslah ide untuk membuat naga dari kacang panjang yang melilit tumpeng hasil bumi.

BACA JUGA: Tingkatkan Kesejahteraan Peternak, BAZNAS Luncurkan Program Balai Ternak ke-47 di Blora

“Bersama warga setempat, kami berhasil menciptakan karya seni yang indah ini; yang penting kompak,” ujar Novianto, Sabtu, 17 Mei 2025.

Proses pembuatan “naga sayuran” tersebut memakan waktu empat hari dan menghabiskan 25 kilogram kacang panjang.

Hasilnya sangat menakjubkan, mirip seekor naga asli yang melilit tumpeng, dan berhasil menarik perhatian banyak orang saat arak-arakan berlangsung.

Acara Sedekah Bumi ini merupakan tradisi tahunan yang warga Blora adakan sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan hasil bumi yang Tuhan berikan kepada para petani dan masyarakat.

BACA JUGA: SMP Kristen Blora Didik Siswa Luar Jawa Mandiri Lewat Bertani

Selain arak-arakan, acara ini juga semakin meriah dengan pagelaran wayang dan berbagai kegiatan lainnya.

Dengan inisiatif kreatif seperti ini, Novianto dan warga Desa Sendangrejo telah menunjukkan betapa pentingnya kebersamaan dan kreativitas dalam merayakan tradisi lokal.

Selain itu, acara tersebut tak hanya menjadi ajang bersyukur atas hasil bumi, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antarwarga.

Acara Sedekah Bumi kali ini menjadi momentum yang tak terlupakan. Harapannya, juga bisa menginspirasi desa-desa lain untuk terus melestarikan budaya dan tradisi yang ada. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp