Viral

Keras! Kritik Pelanggaran HAM, BEM UI Ditantang TNI KKN di Papua

×

Keras! Kritik Pelanggaran HAM, BEM UI Ditantang TNI KKN di Papua

Sebarkan artikel ini
BEM UI papua
BEM UI ditantang TNI untuk KKN di Papua. (Instagram: @terang_media

SEMARANG, beritajateng.tv – Tak lama ini, viral sebuah akun Instagram atas nama BEM Universitas Indonesia (UI) yang memberikan kritik keras terhadap Prajurit TNI. Menurut mereka, prajurit tersebut melakukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dengan menganiaya sipil di Papua.

“TNI Aniaya Sipil, Hentikan Pelanggaran HAM di Papua,” tulis BEM UI dalam judul unggahan di Instagram.

Mengetahui hal tersebut, anggota TNI sontak bereaksi dengan menantang BEM UI untuk melakukan KKN di Papua.

Unggahan BEM UI ini tampaknya menjadi kontroversial, hal ini terlihat dari komentar netizen yang mencapai ribuan.

Lebih lanjut, dalam postingan tersebut, terdapat narasi soal beredarnya sebuah video yang menunjukkan tindakan penganiayaan aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) terhadap warga di Papua telah menggemparkan publik.

BACA JUGA: Heboh Dugaan Mahasiswi Yolanda Assyar Selingkuh dengan Suami Orang, Ini Ceritanya

Kasus tersebut bukan satu-satunya data menunjukkan tingginya tingkat Pelanggaran HAM mencakup kekerasan aparat terhadap sipil di Papua.

“Beberapa tahun terakhir kondisi ini jelas-jelas telah melanggar kewajiban negara dalam menegakkan Hak Asasi Manusia yang termaktub dalam konstitusi dan undang-undang, oleh karena itu sudah semestinya Indonesia sungguh-sungguh menyikapi pelanggaran HAM di Papua dengan mengadakan investigasi seluruh dan memastikan berjalannya proses hukum yang adil dan transparan.”

“Pemerintah juga harus mengutamakan pendekatan dialog dalam merespon aspirasi masyarakat bukan pendekatan kekerasan yang melenggangkan pelanggaran HAM” bunyi cuitan dari BEM UI Itu.

Tantangan TNI untuk BEM UI

Hal tersebut kemudian mendorong salah satu prajurit dari pasukan Detasemen Khusus 81 Gultor membanjiri komentar organisasi mahasiswa tersebut.

“Halo dek yang terpelajar dan berpendidikan sudah lihat beritanya belum tentang yang tertangkap pihak itu siapa. Jangan mengatasnamakan masyarakat sipil atau orang Papua karena tidak semua orang Papua ada separatis, kami tahu siapa yang harus kami amankan dan siapa yang harus kami jaga gini aja kalau KKN cobalah ke desa-desa terpencil di sana biar tahu gimana kehidupan di sana jangan menyuarakan dari tempat enak,” tulisnya.

Selain itu diduga seorang Prajurit Kopasus yang namanya disensor oleh admin berkomentar.

“BEM UI kami tunggu film KKN di desa OPM kalau pulang lengkap baru kita bicara HAM,”

BACA JUGA: Masa Lalu Jadi Sorotan, Terungkap Denny Sumargo Sempat Beli Rumah Demi Nikahi Sandra Dewi?

Melalui media sosial TikTok seorang anggota TNI mengatakan menantang BEM UI untuk melakukan KKN di Distrik Okbab, Papua.

“Buat kau abang-abang UI sipaling nasionalisme kami tunggu KKN-nya di Distrik Okbab,” tulis akun @.fh3_. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp