UNGARAN, beritajateng.tv – Seorang pemotor meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan di ruas Jalan Fatmawati, Lopait, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Selasa, 14 Januari 2025 sore.
Peristiwa ini melibatkan sebuah sepeda motor Suzuki Satria bernomor polisi H 3472 TY serta dua buah truk, masing-masing yakni truk boks bernomor polisi B 9226 VXR dan truk dump bernomor polisi H 9071 JA.
Informasi dari jajaran Satlantas Polres Semarang menyebut korban tewas merupakan pengendara sepeda motor atas nama M. Thosin (28), warga Susukan, Kabupaten Semarang. Nyawanya tak tertolong lantaran luka berat di bagian kepala.
“Korban sempat dibawa ke RSUD Kota Salatiga, namun dinyatakan meninggal dunia,” kata Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, dalam keterangan tertulisnya.
BACA JUGA: Pembangunan Relokasi Bendungan Jragung Tak Kunjung Usai, Sejauh Mana Progresnya?
Kronologi kecelakaan pemotor di Tuntang, Kabupaten Semarang
Lingga menjelaskan, peristiwa kecelakaan lalu lintas ini bermula saat truk boks yang Kabul Santoso (49) kemudikan terparkir menghadap jalur dari arah Salatiga. Sang sopir tiba-tiba membuka pintu belakang sebelah kiri.
Malang tak dapat ditolak, pada saat bersamaan sepeda motor yang korban kendarai tengah melintas dari arah Salatiga menuju Bawen.
Menurut dugaan, pemotor tersebut kaget dan tak bisa mengendalikan sepeda motornya lantas terjatuh ke arah kanan. Namun, dari arah belakang juga melaju sebuah truk dump dengan sopir Nur Hakim (30), warga Kendal.
Karena jarak yang sudah sangat dekat, pengemudi truk dump tak mampu menghindari pengendara sepeda motor yang terjatuh di hadapannya. Kecelakaan pun tak terelakkan.
BACA JUGA: Video Pembangunan Masjid dan Jalan di Relokasi Bendungan Jragung Tinggal Pelaksanaan
“Kini, kasus kecelakaan lalu lintas ini dalam penanganan penyidik Satlantas Polres Semarang,” tegas Lingga mengakhiri penjelasannya.
Warga di lokasi kejadian, Suranto (31), mengakui insiden tersebut sangat cepat. Karyawan toko ban di lokasi ini baru menyadari setelah banyak orang berlarian menghampiri korban yang tergeletak di badan jalan.





