SEMARANG, beritajateng.tv – Untuk mengenalkan dunia pasar modal, termasuk investasi, kepada generasi muda, terutama generasi Z, Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang mendatangi SMA Nasional Karangturi Semarang, Senin, 29 April 2024 pagi.
Ketua KSPM Udinus, Yohanes Imanuel, menjelaskan, sosialisasi bertajuk ‘Young Investor: A First Step for Golden Future’ ini memang menyasar siswa-siswi SMA. Hal itu lantaran siswa SMA banyak terpapar informasi mengenai berbagai keuntungan investasi.
Padahal, investasi tentunya tak selalu berjalan mulus. Selalu ada untung-rugi yang mewarnai perjalanan seorang investor.
“Anak-anak SMA minim pengetahuan tentang keuangan dan literasi investasi, harapannya dengan kegiatan ini selain memberikan dasar, siswa SMA Karangturi dapat belajar dan mempraktekkan secara langsung langsung,” katanya usai kegiatan.
BACA JUGA: Beri Literasi untuk Gen Z, Kepala RFB: Biar Doyan Investasi karena Ngerti
Bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Tengah, KSPM membagikan berbagai pengetahuan tentang investasi. Salah satunya mengenai profil risiko yang harus dipahami.
Menurut Yohanes, seseorang sebenarnya baru bisa berinvestasi setelah berusia 17 tahun atau memiliki kartu tanda penduduk (KTP). Meski begitu, siswa yang belum ber-KTP dapat belajar simulasi pasar saham menggunakan aplikasi IDX Mobile.
Sehingga, jika nantinya mereka memutuskan untuk berinvestasi, dapat memahami dan menoleransi risiko tersebut.
“Yang perlu diketahui adalah investasi itu kita harus tau ada plus minusnya. Jadi tidak hanya untung-untung doang seperti yang ada di berita, mereka juga harus mengetahui risikonya apa,” lanjutnya.
Dorong siswa siapkan masa depan keuangan dengan lebih cermat
Sementara itu, Aris Susilo Wakil Kepala Sekolah bagian Kesiswaan SMA Karangturi menyampaikan, edukasi mengenai pasar saham atau investasi sangat bermanfaat bagi siswanya. Apalagi, saat ini banyak informasi mengenai uang digital yang bersebaran di media sosial.
Menurutnya, mengenalkan dunia investasi sejak dini dapat mendorong siswa melakukan keputusan penting di masa mendatang. Terutama, terkait perencanaan keuangan.
“Tapi dengan acara edukasi ini anak-anak memahami bahwa saham atau investasi itu sangat penting untuk kedepannya bagi mereka,” tandasnya.
BACA JUGA: Jangan Asal Belajar, Ini Tips Menekuni Pasar Modal bagi Gen Z
Sekretaris Dekan Fakultas Ekonomi & Bisnis (FEB) Udinus, Retno Indah Hernawati, menambahkan bahwa memperkenalkan invetasi sejak dini kepada siswa merupakan salah satu bentuk dukungan kepada pemerintah. Yakni, menciptakan investor muda menuju Indonesia Emas 2045 nanti.
Menurutnya, dengan mengetahui literasi terkait investasi, generasi muda khususnya siswa SMA Karangturi bisa menyiapkan masa depannya dengan jauh lebih cermat sedari dini.
“Berinvestasi tidak usah menunggu tua, tetapi bisa siapkan dengan dana uang saku yang mereka miliki pun sudah bisa berinvestasi,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





