BACA JUGA: Jadwal dan Link Live Final Four Proliga 2026 Minggu 12 April 2026, Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN Mobile
Di momen penentuan, LavAni tampil lebih tenang. Mereka memanfaatkan kesalahan lawan untuk menjauh 22-19 sebelum akhirnya mengunci kemenangan 25-20 dan menutup pertandingan dengan penuh keyakinan.
Usai laga, pelatih Bhayangkara Presisi, Reidel Toiran, tetap memberikan apresiasi kepada lawannya.
“Kami ucapkan selamat untuk LavAni. Sebenarnya permainan kami sudah cukup baik, tapi faktor keberuntungan belum berpihak,” ujarnya.
Ia menegaskan timnya akan segera melakukan evaluasi untuk laga berikutnya.
“Ke depan kami akan terus mencoba berbagai komposisi agar lebih siap,” tambahnya.
Pemain Bhayangkara, Rendy Tamamilang, juga mengakui keunggulan lawan.
“LavAni bermain lebih rapi dan konsisten. Kami harus belajar dari pertandingan ini,” katanya.
Sementara itu, asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni, menyebut laga berlangsung sangat ketat.
“Pertandingannya benar-benar fifty-fifty. Bahkan di set pertama kami sempat tertekan,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti performa George Grozer yang belum sepenuhnya maksimal.
“Grozer masih dalam proses adaptasi, mungkin baru sekitar 60 persen,” jelas Erwin.
Salah satu pemain LavAni, Dafa, menilai kemenangan ini hasil kerja keras tim.
“Perjuangan kami luar biasa, tapi tetap akan ada evaluasi untuk tampil lebih baik lagi,” ujarnya.
Dengan hasil ini, LavAni semakin kokoh sebagai kandidat kuat juara Proliga 2026. Konsistensi, ketenangan di momen krusial, serta kedalaman skuad menjadi modal penting mereka dalam memburu gelar juara.(*)
Editor: Elly Amaliyah





