Nasional

Mantapkan Ekosistem Digital & Siaran Pemilu Berkualitas, KPI Gelar Rakornas dan Hasiarnas 2023

×

Mantapkan Ekosistem Digital & Siaran Pemilu Berkualitas, KPI Gelar Rakornas dan Hasiarnas 2023

Sebarkan artikel ini
Hasiarnas 2023
Staf Ahli Menkominfo, Prof. Dr. Widodo Muktiyo. (Foto: Dok. Pribadi)

Beberapa isu terkait meliputi strategi penguatan kelembagaan KPI, penguatan kelembagaan KPI dan regulasi penyiaran [terutama RUU revisi UU Nomor 32/2002 tentang Penyiaran dan PP Nomor 18/2016 tentang Perangkat Daerah], strategi pengawasan siaran di era digitalisasi penyiaran, strategi pengawalan ASO (Analog Switch Off) serta strategi penguatan partisipasi publik di bidang penyiaran baik dalam hal kepemirsaan maupun pengawasan konten siaran.

BACA JUGA: Iklan Obat dan Pengobatan Tradisional Janjikan Pasti Sembuh, KPID Jateng Tegur Radio dan Televisi Lokal

Pemilu bermartabat

Kedua, isu tentang Pemilu 2024. Bukan tanpa alasan panitia Hasiarnas tahun 2023 memilih tema kegiatan “Siaran Sehat Pemilu Bermartabat”. Pasalnya, Indonesia bakal segera menghelat pesta demokrasi terbesar ke-3 di dunia [setelah Amerika Serikat dan India] yakni Pemilu tahun 2024.

Menurut rencana, jadwal pemungutan suara pada Pemilu 2024 serentak berlangsung pada 14 Februari 2024.

Total jumlah pemilih berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) final yaitu sebanyak 204.807.222 orang. Jumlah itu terdiri atas 102.218.513 pemilih pria (49,91%) dan 102.140.123 pemilih perempuan (50,09%); 1.750.474 pemilih di luar negeri (8,55%) dan 203.055.748 pemilih di dalam negeri (91,45%).

Berdasar DPT, jumlah pemilih milenial (kelahiran tahun 1981-1996) mencapai 68.822.389 orang (33,6%). Sementara jumlah pemilih generasi Z (lahir 1997-2006) sebanyak 46.800.161 orang (22,85%).

Dengan total pemilih milenial dan generasi Z mencapai 115.622.550 orang (56,45%) atau segmentasi mayoritas pemilih pada Pemilu 2024. Jika Pemilu Pilpres 2024 berlangsung dalam dua putaran, maka pemungutan suara terjadwalkan pada 26 Juni 2024.

Ciri utama generasi milenial dan generasi Z adalah relatif akrab dengan teknologi internet dengan berbagai platform digital pengaksesnya. Smartphone menjadi teknologi pengakses internet yang paling popular di kalangan ini dengan jumlah pengguna smartphone di Indonesia tahun 2022 mencapai 192,15 juta pengguna.

Hal tersebut ialah menurut laporan dari Newzoo, perusahaan data dan riset digital global berbasis di Belanda. Laporan riset Statista bahkan memproyeksi jumlah pengguna smartphone di Indonesia tahun 2028 bakal mencapai 268,82 juta pengguna.