Ia memahami jika setiap orang tua pasti menginginkan pendidikan yang terbaik bagi anaknya. Yang mana bertujuan agar membentuk karakter anaknya menjadi pribadi yang baik.
Akan tetapi, Ngasbun menyayangkan karena mereka menempuhnya dengan cara yang melanggar ketentuan. Hal itu jelas tidak selaras dengan semangat pendidikan.
“Ketika kita menginginkan pembentukan karakter yang baik kepada anak-anak tapi cara masuknya tidak baik, tentu kontradiktif dan ironis,” pungkas Ngasbun. (*)
Editor: Farah Nazila





