SEMARANG, beritajateng.tv – Bakal Calon Walikota Semarang, Claudyna C Ningrum atau Mbak Dina menilai, akses Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang perlu menjangkau hingga pelosok kota.
Dengan begitu, jangkauan transportasi massal tersebut bisa di akses oleh masyarakat yang tempat tinggalnya jauh dari jalan raya.
Sebab, hingga kini pengembangan BRT baru delapan koridor. Ia menilai jumlah itu kurang, mengingat luasnya geografis Kota Semarang. Pun, secara demografi, jumlah penduduknya terus mengalami peningkatan.
BACA JUGA: Claudyna Ningrum Ajak Perempuan Berdaya Dorong Kesejahteraan Keluarga
Apalagi, berdasarkan pantauan Mbak Dina, banyak armada bus BRT Trans Semarang yang kondisinya butuh peremajaan, karena usia armadanya sudah tua.
“Pada dasarnya untuk menjalankan dan memperbanyak transportasi di Kota Semarang. Harus mulai dengan peremajaan BRT di Kota Semarang,” kata perempuan tercatat sebagai Kader Partai Gerindra tersebut, Semarang.
Perlu Penambaban Rute
Selain itu, kata Mbak Dina, perlu penambahan rute-rute baru agar jangkauannya bisa merata hingga pelosok-pelosok kota maupun tempat tempat keramaian warga.
Pengusaha tersebut mengatakan, memberikan kemudahan akses transportasi umum dengan biaya murah ini penting, supaya bisa mengurangi biaya kehidupan sehari-hari warga. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat menjadi meningkat.
“Kami akan mengidentifikasi daerah-daerah mana sekiranya perlu untuk tambahan atau pembukaan rute baru,” sebut Mbak Dina lagi.
Mbak Dina menyebut warga berhak mendapatkan kemudahan transportasi yang nyaman dan aman.
“Ada BRT rute tertentu tidak nyaman, ada pula rute lain justru nyaman. Kami akan menyamakan kebersihan, kenyamanan dan keamanan bagi penumpang BRT,” ucapnya.
Mbak Dina semakin mantap di jalur politik. Sebelumnya, dia mengaku banyak tawaran dari partai politik agar menjadi calon legislatif. Meski demikian, Mbak Dina bertekad sejak 2015 ingin fokus pada pilkada di jabatan eksekutif sebagai Walikota Semarang. “Legislatif dan Eksekutif berbeda namun memiliki tujuan sama,” tutup Mbak Dina. (*)
Editor: Elly Amaliyah





