Gaya Hidup

Mengenal Keunikan Sepeda Robot dan Cara Merawatnya

×

Mengenal Keunikan Sepeda Robot dan Cara Merawatnya

Sebarkan artikel ini
sepeda robot
Keunikan sepeda robot dan cara merawatnya. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv).

SEMARANG, beritajateng.tv – Dalam era modern yang semakin canggih dengan berbagai jenis sepeda yang mutakhir, tak sedikit orang yang masih menggemari sepeda jadul dengan nuansa klasiknya. Salah satu sepeda jadul yang masih eksis adalah sepeda robot.

Salah satu anggota Komunitas Sepeda Robot (Serobot) Semarang, Satria Seno Aji menyebut, sepeda robot adalah barang lama dan jadul yang unik. Ia yang memang dekat dengan dunia barang antik ini akhirnya terpikat pesona sepeda legendaris ini pada pandemi kemarin.

“Dunia saya memang di dunia antik, jadi pada saat pandemi kemarin ada momen sepeda tenar akhirnya ngikutin tren sepeda robot,” jelasnya saat berbincang bersama wartawan beritajateng.tv, hari Minggu (7/5/2023).

Lebih dari satu tahun menggeluti sepeda legendaris ini, Satria mengaku sering berburu sparepart dan onderdil hingga luar kota. Menurutnya, salah satu kesulitan yang ia hadapi dalam mencari sparepart adalah terbatasnya stok di pasaran.

“Sulitnya itu kalau mengejar originalitasnya. Saya beli sparepart kalau bisa new old stok, kalau terpaksa baru pakai barang second. Itu susah mencarinya, harus masuk grup, cari info toko mana saja saja yang ada,” lanjutnya.

Satria yang sekaligus sebagai kolektor barang antik ini memang sering kali memasarkan sparepart sepeda antik ini keliling Indonesia. Tak tanggung-tanggung, pelanggannya terdiri dari berbagai kalangan, salah satunya sutradara Dimas Djay. Sangking telatennya Satria dalam merakit sepeda legendaris ini, ia bahkan pernah berhasil menjual salah satu sepeda robot miliknya seharga Rp 15 juta.

BACA JUGA: Mengenal Sepeda Robot, Sepeda Legendaris Tahun 1970-an yang Penuh Nostalgia

Perawatan Sepeda Robot, Tidak Boleh Terkena Air

Karena sepeda robot termasuk ke dalam barang antik dan sarat dengan kelistrikan, maka ada beberapa cara yang harus diperhatikan dalam perawatan sepeda legendaris ini.

Menurut Mansyur, salah satu anggota Komunitas Serebot Semarang, perawatan sepeda legendaris ini cenderung lebih detail daripada sepeda biasa. Terlebih, kelistrikan sepeda legendaris ini masih menggunakan model lama dan belum secanggih sepeda modern.

“Kalau hujan harus istirahat, karena kelistrikan kalo kena air repot dan nanti bisa berkarat, karena masih model lama. Jadi memang nggak boleh kena air,” kata Masnyur yang sekaligus tekniki sepeda lawasan ini.

Jika terlanjur terkena air, Mansyur menyarankan beberapa langkah yang bisa dilakukan.

“Keringkan air, kasih minyak, ketika sudah yakin tidak ada air, baru diperbaiki, terutama di kelistirikan lampu belakang, kalau itu kemasukan air nanti bisa mati,” imbuhnya.

Selain terkena air, Mansyur memperingatkan pentingnya perawatan pada rantai, rem, putaran roda, dan ban secara kontinyu. Terkait perawatan harian, Mansyur mengatakan cukup dengan mengelap menggunakan kain kanebo. Setelah itu lap kembali menggunakan kain kering (*).

Editor: Andi Naga Wulan.

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp