Hal tersebutlah yang kemudian menjadi tantangan tersendiri bagi Read Aloud Semarang.
“Alhamdulillah sampai saat ini masih bisa berjalan, bismillah saja. Dari kita untuk kita dan untuk teman-teman,” kata Unik.
Tiga tahun berdiri, kini Read Aloud Semarang memiliki pengurus sebanyak 18 orang dengan member aktif sebanyak 40 orang. Unik sebagai founder pun berharap semoga Read Aloud Semarang bisa terus berkembang, bertumbuh, dan berdampak khususnya untuk masyarakat Kota Semarang terkait akses media informasi seputar literasi.
“Harapannya semoga semakin memberikan dampak, baik untuk internal ataupun external. Semakin solid dan semakin menyebar jejaringnya,” ujarnya. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





