SEMARANG, beritajateng.tv – Di masa liburan sekolah seperti sekarang ini, seorang seniman atau pelatih tari, Yoyok Bambang Priyambodo, memberikan latihan menari kepada para remaja putri di Kota Semarang. Yoyok pun telah menciptakan karya tari sendiri, yakni Tari Sekar Rinonce.
Dengan memberikan kegiatan positif ini, serta memberi ruang pada generasi muda, harapannya para remaja putri ini bisa melestarikan dan mengembangkan budaya tari Jawa. Sehingga, mereka mempunyai rasa memiliki akan kesenian sendiri.
“(Kegiatan ini) memberikan kegiatan positif, yang pertama untuk melestarikan dan mengembangkan, tentunya memberi ruang pada generasi muda. Menari ini agar mereka punya rasa mencintai dan memiliki, bahwa kesenian adalah milik kita,” ujar Yoyok, Selasa 4 Juli 2023.
BACA JUGA: Bukan Lagi Sesuatu yang Jadul, Rosmala Sari Dewi Ajak Anak Muda Lestarikan Tari Tradisional
Tari Sekar Rinonce Bergaya Semarangan
Para remaja ini menarikan Tari Sekar Rinonce yang merupakan tari gaya Semarangan di panggung Taman Indonesia Kaya, Selasa 4 Juli 2023. Kegiatan ini beroleh sambutan baik oleh para remaja putri karena dapat meningkatkan kepedulian terhadap budaya tradisional.
“Namanya tari Sekar Rinonce. Sekar Rinonce ini adalah salah satu tarian gaya Semarangan karya saya. Mencoba bagaimana Semarang ini muncul dalam syair-syair Sekar Rinonce. Sekar itu kan bunga, rinonce itu kan yang dironce,” ungkap Yoyok.
Yoyok pun menambahkan, dari tarian itu berbagai macam bunga, kehidupan, dan sumber daya di Kota Semarang ini terangkum menjadi sebuah tarian bernama Tari Sekar Rinonce.
BACA JUGA: Taman Indonesia Kaya Kenalkan Tari Jaipong Gandrung Bandung ke Warga Semarang
Para peserta sangat senang akan adanya kegiatan ini. Selain berdampak positif bagi mereka, kegiatan menari dapat memberikan waktu bagi mereka untuk bermain dan berkumpul bersama teman-teman.
Nabila, salah satu peserta tari, menuturkan bahwa ia merasa senang atas kegiatan tari tersebut.
“Saya sangat menyukai tarian kreasi dan saya ingin mengembangkan bakat saya di tari tradisional Jawa,” ujar Nabila.





