Gaya Hidup

Merinding! Begini Misteri Desa Penari yang Cukup Mistis

×

Merinding! Begini Misteri Desa Penari yang Cukup Mistis

Sebarkan artikel ini
jembatan plunyon
Jembatan Plunyon merupakan tempat lokasi syuting film horor KKN di Desa Penari. (Foto: Instagram@sejarahjogja)

SEMARANG, beritajateng.tv – KKN Desa Penari merupakan salah satu film horor yang terinspirasi dari kisah nyata dan tayang pada tahun 2022. Film ini kembali hadir dengan judul KKN di Desa Penari 2 Badarawuhi yang akan tayang pada momen lebaran 2024.

Namun, tahukah kamu ada misteri tersembunyi di desa lokasi asli yang menjadi latar belakang film tersebut. Meski film ini belum sepenuhnya terpecahkan, namun beberapa sebagian sudah banyak terungkap.

Tak heran apabila kisah ini cukup mencuri perhatian masyarakat terlebih lagi semenjak rilisnya pertama kali pada tahun 2022. Kala itu film tersebut berhasil mencapai angka kurang lebih 8 juta penonton.

KKN Desa Penari

Berbagai pihak pun akhirnya mulai banyak tertarik dan menelusuri terkait lokasi asli dari film ini. Banyak yang menyebutkan bahwa lokasinya yaitu terletak di Desa Bayu yang ciri-cirinya sangat menyerupai kejadian di film tersebut.

BACA JUGA: 3 Fakta Mengejutkan dari Film KKN di Desa Penari 2 Badarawuhi, Segera Tayang di Tahun 2024

Konfirmasi telah diterima dari Sriyanto, Kaur Kesra Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Dia memverifikasi bahwa cerita dalam film tersebut berlangsung di tempat tinggalnya sendiri, yakni di Desa Bayu.

Dia juga mengungkapkan bahwa sejumlah kejadian dalam film serupa dengan peristiwa nyata yang terjadi di Desa Bayu. Sriyanto menjelaskan bahwa nama “Desa Penari” diambil dari cerita dua mahasiswa yang mengalami pengalaman gaib di desa tersebut.

Mereka mengklaim terperangkap dalam suatu kejadian mistis di mana desa tersebut sedang mengadakan pertunjukan tari yang unik. Kisah tersebut kemudian menjadi inspirasi dari asal muasal nama Desa Penari.

Cerita mistis itu melibatkan dua mahasiswa yang terperangkap di dalam sebuah desa gaib. Mereka menjelaskan suasana yang mereka alami seolah-olah mereka berada di dalam sebuah kerajaan, lengkap dengan kehadiran raja, dayang-dayang, pertunjukan tari, dan bunyi gamelan.

Dalam pengalaman tersebut, mereka mendapatkan bekal untuk perjalanan pulang, namun saat mereka lihat di tengah perjalanan, bekal tersebut ternyata berisi kepala kera. Cerita mistis itu terus berlanjut dengan tragedi bagi dua mahasiswa tersebut. Setelah mengalami kejadian tersebut, keduanya jatuh sakit dan pada akhirnya meninggal dunia.

Sriyanto mengungkapkan bahwa keduanya terlibat dalam perilaku yang melanggar aturan dan norma di desa, seperti perbuatan zina dan pelanggaran tata tertib lainnya. Dikatakan bahwa mereka diganggu oleh makhluk gaib sebagai akibat dari perbuatan mereka, yang mengakibatkan penyakit yang serius dan akhirnya menyebabkan kematian.

Itulah misteri dari kisah Desa Penari yang konon merupakan lokasi kejadian asli dari film horor KKN Desa Penari. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp