Setelah membela timnas di level junior dan menjadi kiper utama U-16, Ernando pun mencari klub di tanah air dan kembali menawarkan diri ke PSIS Semarang.
“Dari U-16 aku menawarkan diri ke PSIS Semarang dulu. Dibilang kiper udah ada, butuhnya striker,” ucap Ernando.
Lantaran tak ada slot pemain, Ernando kemudian beralih ke Surabaya dan menerima banyak tawaran.
“Sampai mau bayar aku dari PPLP, misal seperti ganti rugi aku selama di PPLP uang ganti rugi sebesar Rp100 juta,” ujarnya.
Ernando juga mengakui bahwa selain PSIS Semarang, ia sempat menawarkan diri ke beberapa klub lain seperti Borneo dan Persib Bandung yang saat itu berpelatih Luis Milla, termasuk Persebaya.
Namun, Persebaya-lah yang paling serius mendatangkannya, bahkan sampai datang ke rumah dan membayar ganti rugi ke PPLP sebesar Rp100 juta. (*)





