Politik

Momen Adu Argumen soal Pendidikan Gratis Milik Yoyok-Joss, Agustina: Hanya untuk SD dan SMP Saja?

×

Momen Adu Argumen soal Pendidikan Gratis Milik Yoyok-Joss, Agustina: Hanya untuk SD dan SMP Saja?

Sebarkan artikel ini
Paslon Walikota Semarang nomor urut 1 Agustin-Iswar dalam debat Pilwalkot Semarang, Jumat 15 November 2024. (YouTube/beritajateng.tv channel)
Paslon Walikota Semarang nomor urut 1 Agustin-Iswar dalam debat Pilwalkot Semarang, Jumat 15 November 2024. (YouTube/beritajateng.tv channel)

SEMARANG, beritajateng.tv – Program pendidikan gratis milik paslon Walikota dan Wakil Walikota nomor urut 2 Yoyok Sukawi-Joko Santoso (Yoyok-Joss) kembali disingggung dalam debat ketiga Pilwalkot Semarang. 

Sebelumnya, program pendidikan gratis tersebut pernah menjadi objek pembahasan saat debat perdana Pilwalkot Semarang.

Kini, paslon Walikota Semarang nomor urut 1, Agustina Wilujeng dan Iswar Aminuddin (Agustina-Iswar) menanyakan soal program pendidikan gratis milik paslon nomor 2 tersebut.

Lebih tepatnya, Agustin menanyakan apakah pendidikan tersebut masih ada dalam visi misinya. Mengingat program itu hanya menggratiskan siswa SD hingga SMP saja.

“Pada debat ini apakah akan sesuai, tetap, atau Mas Yoyok mau mengubah visi-misi karena yang kita baca dalam Hasta Karya hanya untuk SD dan SMP,” kata Agustina di Hotel Patra Semarang, seperti beritajateng.tv kutip dari beritajateng.tv channel, Jumat 15 November 2024.

BACA JUGA: Agustina Sebut Sebagian Besar Rumah di Tengah Kota Semarang Tak Punya Jamban, Yoyok: Dibutuhkan Kolaborasi

“Pada debat ini apakah akan sesuai, tetap, atau Mas Yoyok mau mengubah visi-misi. Karena yang kita baca dalam Hasta Karya hanya untuk SD dan SMP,” kata Agustina.

Menanggapi hal tersebut, Yoyok menegaskan bahwa ia dan Joko Santoso fokus memprioritaskan pendidikan masyarakat Kota Semarang.

“Siswanya yang di gratiskan untuk SD, MI, SMP, MTs, baik negeri maupun swasta semua kami gratiskan dan itu kami perkuat dengan memperluas beasiswa di semua tingkatan mulai SD-kuliah menggunakan APBD Kota Semarang,” jelasnya.

Selain itu juga mendorong program ‘satu rumah satu sarjana’. Ia mengaku akan terus mendorong program tersebut agar seluruh masyarakat Kota Semarang dapat mengakses pendidikan dengan mudah.

“Dan juga kami akan perkuat dengan memberi paket gratis untuk siswa berupa paket internet, BRT gratis untuk siswa, dan paket seragam dan buku gratis seperti zaman Bapak Sukawi menjadi wali kota yang lalu,” jawabnya.

Agustina, merespons hal tersebut dengan memberikan pernyataan bahwa Pemkot Semarang memang sudah bertahun-tahun mengadakan beasiswa bagi para pelajar. Bahkan hingga perguruan tinggi.

BACA JUGA: Tren Elektabilitas Agustina-Iswar Naik, Yoyok-Joss Menurun, AKSARA: Mesin Partai Tak Jalan dan Problem PSIS

Sementara itu, Yoyok menjawab dengan memaparkan bahwa selama 2023 Pemkot Semarang hanya memberikan beasiswa untuk 3.500 siswa SD, 1.500 siswa SMP, 56 siswa SMA dan kurang dari 100 mahasiswa. Maka dari itu, ia dan pasangannya akan menambahkan. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp