BLORA, beritajateng.tv – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Blora kembali menutup paksa lima tempat kafe karaoke yang nekat buka selama bulan Ramadan.
Kafe karaoke tersebut terletak di kompleks Cumpleng Indah, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora.
Kabid Penegakan Perda Satpol PP Blora, Welly Sujatmiko, menjelaskan bahwa tindakan penutupan tersebut sesuai dengan aturan pemerintah daerah (Perda) terkait larangan tempat hiburan malam selama bulan puasa.
Razia berlangsung oleh tim gabungan bersama Corps Polisi Militer (CPM) dari Selasa, 19 Maret 2024 malam hingga Rabu, 20 Maret 2024 dini hari.
Dalam operasi tersebut, petugas menemukan lima pengusaha karaoke yang tetap beroperasi di kompleks Cumpleng Indah Todanan.
BACA JUGA: Pemkab Blora Luncurkan Program “Sekolah Sisan Ngaji”
Petugas menyita barang-barang yang ada di lokasi karaoke dan melakukan penyegelan terhadap tempat karaoke tersebut.
Kelima kafe karaoke tersebut ditutup dan disegel, sementara barang-barang yang disita akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Kita akan berpatroli terus di malam Ramadan ini. Agar masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa bisa nyaman,” ujar Kabid Penegakan Perda Satpol-PP Blora, Welly Sujatmiko, Kamis, 21 Maret 2024.
Menurut Welly, sebelumnya para petugas secara masif melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha karaoke untuk menutup usahanya selama bulan puasa.
BACA JUGA: Video Gas Melon Mendadak Langka di Blora Tembus Rp30 Ribu
“Secara masif kami akan terus melakukan razia. Dan kepada para pengusaha kafe karaoke yang ada di Blora untuk mematuhi larangan operasional selama bulan Ramadan,” tegasnya.
Welly menambahkan, tempat karaoke tidak boleh buka selama bulan Ramadan dalam rangka menjaga ketentraman dan kondusivitas masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa.
“Saya tegaskan kembali kepada pengusaha kafe karaoke untuk tutup total selama Ramadan, dan ini merupakan Komitmen Satpol PP Blora untuk menegakkan Peraturan Daerah Kab Blora No. 5 Tahun 2017 tentang Usaha Kepariwisataan khususnya Ketentuan Larangan operasional usaha karaoke di bulan Ramadan,” tegas Welly. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





