SEMARANG, beritajateng.tv – Ketua Tim Pemenangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi sekaligus adik Gus Dur, Umar Wahid, mengajak jamaah Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Tengah untuk mendukung pasangan calon (paslon) nomor urut 1.
Dukungan terhadap Andika-Hendi itu Umar tunjukkan saat konferensi pers usai Debat Pilgub Jawa Tengah 2024 kedua yang berlangsung di MAC Ballroom, Kota Semarang, Minggu, 10 November 2024 malam.
Meskipun cucu pendiri NU, K.H. Hasyim Asy’ari, tersebut tak tergabung dalam struktural NU secara resmi, namun ia mengajak warga nahdliyin untuk memilih Andika-Hendi dengan berbagai pertimbangan.
“Dan saya terus terang sebagai warga nahdliyin yang kultural, saya tidak masuk dalam struktural, saya mengajak kepada seluruh nahdliyin jamaah NU di Jateng untuk mendukung Pak Andika dan Pak Hendi,” ungkap Umar saat sesi jumpa pers.
Dalam kesempatan itu, Umar membeberkan alasannya mendukung Andika-Hendi dalam Pilgub Jawa Tengah 2024. Salah satunya yakni kecocokannya dengan Andika Perkasa.
“Pertanyaannya kenapa saya dukung beliau berdua? Saya kenal Pak Andika, kami pernah diskusi lama dan ada kecocokan di dalam pandangan kami terutama di sektor kesehatan. Di mana saya dengan jelas mengatakan yang kami pikirkan,” akunya.
Umar Wahid yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) itu mengapresiasi gagasan Andika di bidang kesehatan.
“Saya pendiri Asosiasi Rumah Sakit Daerah, yang kami pikirkan adalah pembangunan harus diutamakan di pelayanan primer, pemberdayaan masyarakat, yang mana keterlibatan NU pasti akan besar. Ini sudah saya bicarakan dengan salah satu Ketua NU yang membidangi ini dan beliau setuju,” jelasnya.
Setali tiga uang, kiprah Hendrar Prihadi alias Hendi saat menjadi Wali Kota Semarang pun telah berhasil membangun RSUD Wongsonegoro. Hal itu pula yang mendapat apresiasi dari Umar Wahid.
“Pak Hendi, saya kenal beliau belakangan. Tapi beliau di lingkungan dunia Rumah Sakit Daerah di seluruh Indonesia, Pak Hendi berhasil membangun Rumah Sakit Wongsonegoro yang menjadi salah satu rumah sakit daerah terbaik di Indonesia. Saya mendukung beliau juga,” akunya.
Umar Wahid beberkan sikap Pengurus Besar NU selama Pilkada 2024, akui telah berbincang dengan Gus Yahya
Lebih lanjut, menyoal sikap PBNU dalam Pilkada 2024, Umar angkat bicara. Pihaknya mengaku telah berbincang dengan Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya, terkait sikap PBNU dalam Pilkada 2024.
“Saya menanyakan sikap beliau, bagaimana sikap PBNU dalam menghadapi Pilkada. Beliau jelas mengatakan bahwa PBNU netral, PBNU memberikan kebebasan kepada semua warga nahdliyin untuk menentukan pilihan mereka,” aku Umar.
Adapun Umar menanyakan hal itu kepada Gus Yahya sebagai Ketua Tim Pemenangan Andika-Hendi.
BACA JUGA: Sowan ke Gus Mus dan Para Kyai, Umar Wahid: Mereka Yakin Andika-Hendi Terbaik di Jawa Tengah
Ia mempersilakan warga nahdliyin di Jawa Tengah untuk mendukung Andika-Hendi maupun Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin). Namun, ia menegaskan dukungannya jatuh pada Andika-Hendi dengan berbagai pertimbangan di atas.
“Saya juga mengatakan langsung kepada beliau. Oleh karena itu, saya merasa bahwa monggo saja nahdliyin di Jawa Tengah ini mau mendukung Pak Andika-Pak Hendi atau Pak Lutfhi-Gus Yasin. Kalau saya jelas bahwa saya mendukung Pak Andika dan Pak Hendi,” tandas Umar. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





