Nasional

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar Melemah, Siap-siap Harga HP dan Laptop Naik

×

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar Melemah, Siap-siap Harga HP dan Laptop Naik

Sebarkan artikel ini
Kurs Rupiah versus Dolar AS
Kurs Rupiah versus Dolar AS (sumber: freepik.com)

SEMARANG, beritajateng.tv – Nilai tukar rupiah sempat menguat pada hari perdagangan kedua setelah menyentuh titik lemah. Senin, 27 April 2026, kurs rupiah di pasar spot naik Rp18 atau 0,10% ke level Rp17.211 per dolar Amerika Serikat (AS).

Sejalan dengan itu, kurs Jisdor juga menguat Rp51 atau 0,30% menjadi Rp17.227 per dolar AS. Penguatan ini melanjutkan tren positif setelah sebelumnya rupiah sempat terpuruk di angka Rp17.308 per dolar AS pada Kamis, 23 April 2026.

Meski menguat dalam dua hari terakhir, tekanan terhadap rupiah masih belum sepenuhnya mereda. Pelaku pasar masih mencermati risiko fiskal, terutama potensi defisit anggaran yang ternilai bisa membebani pergerakan mata uang domestik.

Selain itu, kekhawatiran terhadap melemahnya surplus neraca perdagangan juga menjadi faktor lain. Kondisi ini semakin parah oleh lonjakan harga minyak dunia akibat konflik Perang Iran–Amerika Serikat 2026 yang mendorong kenaikan harga energi global.

BACA JUGA: Puluhan Warga Blora Korban Snapboost Lapor Polisi, Kerugian Capai Jutaan Rupiah

Di sisi lain, mayoritas mata uang Asia juga mencatat penguatan terhadap dolar AS. Won Korea Selatan memimpin penguatan, diikuti ringgit Malaysia, dolar Singapura, yuan China, hingga yen Jepang.

Namun, dampak pelemahan rupiah perkiraannya akan mulai terasa pada harga barang elektronik impor. Kenaikan harga smartphone dan laptop terprediksi mulai terjadi pada kuartal III 2026. Hal ini seiring masuknya stok baru dengan biaya impor yang lebih tinggi.

Direktur ICT Institute, Heru Sutadi, menyebut efek pelemahan rupiah tidak langsung dirasakan konsumen karena pelaku industri masih menahan harga dengan stok lama.

“Kenaikan harga biasanya mulai terlihat pada kuartal III 2026, saat stok baru masuk dengan biaya impor lebih tinggi,” jelasnya. Ia menambahkan, penyesuaian harga akan semakin meluas pada kuartal IV, terutama untuk perangkat kelas menengah hingga premium.

BACA JUGA: Saatnya Beli? Ini Harga Emas Perhiasan 6K hingga 24K Hari Ini 13 April 2026

Sementara itu, Ketua Umum Indonesian Digital Empowering Community, Tesar Sandikapura, menilai puncak kenaikan harga berpotensi terjadi di akhir tahun. Hal ini lantaran produk-produk baru yang rilis pada kuartal IV akan langsung mengikuti kurs terbaru, sementara stok sebelumnya masih tertopang harga lama. (*)