Jateng

‘Orang Kepercayaan’ Ganjar Disebut Jadi Pj Bupati Banyumas, Ini Profil Hanung Cahyo Saputro

×

‘Orang Kepercayaan’ Ganjar Disebut Jadi Pj Bupati Banyumas, Ini Profil Hanung Cahyo Saputro

Sebarkan artikel ini
Hanung Cahyo Saputro
Hanung Cahyo Saputro dalam cuplikan video testimoni 10 tahun kepemimpinan Ganjar Pranowo dalam akun Instagram @ganjar_pranowo. (Foto: Tangkap layar Instagram/@ganjar_pranowo)

SEMARANG, beritajateng.tv – Bupati Banyumas, Achmad Husein dan Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono akan mengakhiri masa jabatannya pada Minggu, 24 September 2023 mendatang. Kini, nama Kepala Biro Umum Setda Pemprov Jateng, Hanung Cahyo Saputro, disebut ditunjuk Kemendagri sebagai Pj Bupati Banyumas.

Tak seperti tiga nama yang sebelumnya telah DPRD Kabupaten Banyumas usulkan, Hanung bukan merupakan kelahiran asli Banyumas. Lelaki berusia 43 tahun itu lahir di Wonogiri pada 19 September 1980 silam. Sebelumnya, Hanung menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) yang kini terkenal dengan nama IPDN.

Pendidikan terakhir yang ia tempuh yakni Magister Administrasi Publik (MAP) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Ia merampungkan pendidikan magisternya pada tahun 2009 lalu.

Sebelum menjajaki posisi Kepala Biro Umum, Hanung merupakan ajudan Ganjar Pranowo. Ia juga pernah menduduki jabatan Kepala Sub Bagian TU Gubernur, Kepala Bagian Rumah Tangga Biro Umum, hingga Kepala Bagian TU dan Rumah Tangga Gubernur.

BACA JUGA: Masa Jabatan Bupati di Sejumlah Wilayah Segera Berakhir, Sekda Jateng Masih Tunggu SK Kemendagri Terkait Pj Bupati

Sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang namanya terkenal di wilayah Pemprov Jateng, golongan kepangkatan yang Hanung miliki saat ini juga masih tergolong muda, yaitu 4a. Stigma ‘orang kepercayaan’ Ganjar pun tak luput menggambarkan Hanung.

Tak hanya itu, Hanung juga menjadi salah satu tokoh yang muncul dama video testimoni 10 tahun kepemimpinan Ganjar Pranowo dari orang-orang terdekatnya. Adapun di dalam video yang terunggah di akun Instagram resmi Ganjar pada 5 September 2023 lalu, Hanung menyinggung ketegasan Ganjar yang menolak pemberian bingkisan saat pertama kali ia menjabat.

“Saya diminta untuk mengembalikan dan saya kembalikan bingkisan itu. Menurut saya itu hal baru dan luar biasa yang seorang Gubernur lakukan, berani menolak dan mengembalikan saat itu juga,” ujar Hanung dalam cuplikan video tersebut.

Bupati Banyumas mengaku belum mengenal Hanung Cahyo Saputro secara pribadi

Sebagai informasi, DPRD Kabupaten Banyumas sebelumnya telah mengusulkan tiga nama pengganti Achmad Husein kepada Kemendagri. Adapun tiga nama itu yakni Asisten Umum Administrasi Sekda Banyumas Agus Nur Hadie, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Banyumas Nungki Harry Rachmat, dan Direktur RSUD Banyumas Dani Esti Novia.

Sebagai informasi, ketiga nama pilihan DPRD Kabupaten Banyumas itu merupakan putra-putri daerah. Pemilihan tiga nama itu lantaran legislatif berharap Pj Bupati yang baru sudah berbekal pengetahuan terkait karakteristik dan kondisi Banyumas yang sesungguhnya.

Dalam sebuah wawancara, Husein mengaku belum mengenal Hanung secara pribadi. Hal ini ia sampaikan usai melakukan kunjungan ke Pasar Wage, Purwokerto, Banyumas, Kamis, 21 September 2023.

BACA JUGA: Temukan Kejanggalan di Pilkades Kalipucang Kulon, Mantan Calon Kades Gugat Pj Bupati Batang ke PTUN

Selain itu, Husein juga engga memberikan jawaban mengapa akhirnya pilihan Kemendagri berlabuh kepada Hanung, bukan kepada tiga nama tokoh lokal Banyumas yang sebelumnya telah DPRD usulkan. Ia berharap penggantinya dapat berkolaborasi dalam memajukan Kabupaten Banyumas.

“Ada beberapa yang belum selesai, misalnya pembangunan Pasar Wage, itu harus dilanjutkan. Kemudian soal penanganan sampah, karena sampah telah menjadi kemasan Banyumas. Jadi kalau soal sampah ya Banyumas atau telah menjadi ikon,” tandasnya. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp