PAD Kota Semarang Capai 102,38 Persen Lampaui Target

Foto Bersama Usai Peresmian Hasil OPD Pemkot Semarang 2022 di Agro Sodong, Mijen, Semarang, Minggu (22/1). (Ellya - BeritaJateng.tv)

SEMARANG, 25/1 (BeritaJateng.tv) -Target pendapatan Kota Semarang pada 2022 melampaui target yang telah ditetapkan. Hal itu menjadi hal yang positif bagi Kota Semarang.

Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin mengatakan, target pendapatan Kota Semarang pada 2022 sebesar Rp 5,01. Reealisasinya melampaui target tersebut yakni mencapai Rp 5,13 triliun.

“Ini lebih besar yaitu mencapai 102,38 persen, melampaui target,” ucap Iswar, Rabu (25/1/2023).

Iswar merinci, APBD Kota Semarang 2022 terdiri dari belanja operasi sebesar Rp 4,05 triliun, belanja modal senilai Rp 1,15 triliun, serta belanja tidak terduga sebanyak Rp 10,27 miliar.

Serapan anggaran, menurutnya, juga tergolong baik yakni lebih dari Rp 4,89 triliun atau sebesar 93,85 persen.

“Angka ini alhamdulillah, sesuai apa yang¬† disampaikan Kemendagri bahwa Semarang urutan nomor dua tertinggi kaitan serapan anggaran,” bebernya.

Dari anggaran yang terserap, Pemerintah Kota Semarang melaksanakan pembenahan infrastruktur pembangunan gedung kesehatan meliputi pembangunan lanjutan Puskesmas Bulusan dan pembangunan IGD tahap 1 RSUD Wongsonegoro.

Dalam rangka memoles potensi wisata, pemkot melakukan revitalisasi gedung Ki Narto Sabdo, mempercantik Kampung Jawi, memperbaiki Agro Wisata Sodong, membangun Jembatan Kaca Tinjomoyo, membangun Makam Depok, dan merevitalisasi Kampung Melayu.

Peningkatan infrastruktur jalan meliputi Jalan Gajah, Jalan Palir Kaliancar, Jalan Juwono Baru, Jalan Medoho, dan Jalan Sodong.

Sektor pendidikan juga menjadi perhatian Pemerintaj Kota Semarang diantaranya dengan adanya pembangunan SD Ngaliyan 04 dan kelas baru SMPN 38 Semarang.

Pada sektor UMKM, Pemkot membangun sentra IKM Batik Alam Malon serta kolam dan saluran di Gunungpati.

Fasilitas publik juga semakin diperbanyak pada 2022, antara lain adanya pembangunan Lapangan Sidodadi dan sport center di beberapa kecamatan dan kelurahan.

Pembangunan Taman Gedung Pandanaran juga jadi bukti keseriusan pemkot dalam memberikan fasilitas umum dan ruang terbuka hijau bagi masyatakat.

Dalam rangka peningkatan sumber daya manusia (SDM) sertta agar selalu memberikan inovasi fan pelahanan prima untuk masyarakat, pemkot membangun mal pelayanan publik, rehab gedung paripurna DPRD, pusat studi DLH, serta fasilitas penunjang kantor pertanian.

“Kami juga mengadakan beberapa kegiatan diantaranya Festival Batik Specta, Pasar Tani, Semarang Heritage Run, Semarang Flower Festival, Semarang 10K, dan Semarang Night Carnival,” sebut Iswar.

Dia memastikan, pemkot melaksanakan kegiatan sesuai peraturan perundang-undangan.

Pekerjaan yang dilakukan juga atas komitmen dan bimbingan Plt Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Ita, sapaan Plt wali kota, berharap, pembangunan di Kota Semarang ke depan bisa lebih maju dibanding tahun lalu.

Proyek yang dibangun pada 2022 diharapkan bisa menjadi penunjang kegiatan dinaa maupun masyarakat sehingga bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD) Kota Semarang.

“Alhamdulillah serapan bisa terealisasi luar biasa. Pendapatan di atas targer. Tingkat inflasi di bawah rata-rata provinsi maupun nasional,” sebutnya.

Menurutnya, saat ini infrastruktur di Kota Lunpia sudah luar biasa bagus. Maka, pada 2023 ini, pihaknya akan fokus melakukan beberapa sektor sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo yaitu pengendalian inflasi, kemiskinan, stunting, peningkatan investasi, dan penggunaan produk dalam negeri. (Ak/El)

Tinggalkan Balasan