BACA JUGA: Periksa 12 Saksi Kasus Proyek RS PKU Muhammadiyah Blora, Polisi Bakal Tetapkan Tersangka
Sementara itu, Sudarwanto, petugas penyuluh pertanian wilayah Tunjungan, mengaku mulanya kesulitan meyakinkan para petani untuk menjual gabah hasil panen ke Bulog.
Namun, ia terus menyosialisasikan dan berkoordinasi dengan Babinsa serta kelompok tani agar hasil panen petani bisa Bulog beli.
“Awalnya kesulitan, karena petani ada yang sudah tengkulak bayar sebelum masa panen. Alhamdulilah panen pertama di Tawangrejo ini akhirnya bisa Bulog beli,” kata Sudarwanto.
Lebih lanjut, ia berharap Bulog bakalan menyerap gabah petani secara maksimal di wilayah Tunjungan serta di desa lain dengan harga GKP tersebut. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





